Banjarnegara (Humas) — Kisah unik dan penuh inspirasi datang dari pasangan calon pengantin, Fiqhiyana Hidayati warga Desa Pucungbedug, Purwanegara dan Agus Isnanto warga Cilongok, Banyumas. Keduanya dipertemukan dalam dunia pendidikan saat Fiqhiyana menjalani program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah tempat Agus Isnanto masih menjadi murid SMA.
Pertemuan yang awalnya sebatas hubungan guru PPL dan siswa tersebut akhirnya berkembang menjadi hubungan yang serius hingga keduanya mantap melangkah menuju jenjang pernikahan. Momen pendampingan dan bimbingan pranikah pun dilaksanakan di ruangan Penyuluh Agama Islam KUA Purwanegara pada Senin, (11/5/2026), sebagai bekal membangun rumah tangga yang harmonis dan penuh keberkahan.
Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Purwanegara, Heri Sutikno. Dalam kesempatan tersebut, Heri memberikan bimbingan serta penguatan kepada calon pengantin agar mampu membangun kehidupan rumah tangga yang dilandasi kasih sayang, tanggung jawab, dan saling pengertian.
Dalam pendampinganya, Heri Sutikno, berpesan agar pasangan calon pengantin senantiasa saling memahami serta melaksanakan hak dan kewajiban suami istri dengan baik.
“Pernikahan bukan hanya tentang cinta, tetapi juga tentang tanggung jawab, saling memahami, dan saling melengkapi. Suami dan istri harus mampu menjalankan hak dan kewajibannya masing-masing agar terbina keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” tutur Heri.
Kegiatan pendampingan pranikah ini diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi calon pengantin dalam menghadapi kehidupan rumah tangga, sekaligus memperkuat kesiapan mental, emosional, dan spiritual sebelum memasuki kehidupan pernikahan.







