Penyuluh Agama Islam KUA Rakit Gelar Penyuluhan di Posyandu Budi Kasiroh IV Desa Pingit

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit, Endah Widyawati, melaksanakan kegiatan penyuluhan di Posyandu Budi Kasiroh IV Desa Pingit. Kegiatan ini berlangsung dalam tiga sesi dengan tema yang berbeda, menyesuaikan kelompok sasaran. (20/8)

Sesi pertama diberikan kepada kelompok ibu dan balita dengan tema “Pola Asuh Balita Penuh Kasih”. Endah menyampaikan pentingnya pola pengasuhan yang penuh cinta kasih, sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat jasmani dan rohani serta memiliki akhlak yang baik sejak dini.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan untuk kelompok remaja bertema “Ketika Aku Akil Baligh”. Dalam sesi ini, Endah mengajak para remaja memahami tanda-tanda baligh serta menekankan pentingnya menjaga ibadah, pergaulan sehat, dan akhlak mulia dalam menyikapi masa peralihan menuju kedewasaan.

Pada sesi terakhir, penyuluhan ditujukan kepada kader posyandu ILP Budi Kasiroh IV dengan mengusung tema “Indahnya Silaturahmi”. Endah menekankan bahwa silaturahmi bukan sekadar tradisi, melainkan ibadah yang mendatangkan keberkahan, memperkuat kebersamaan, dan membangun keharmonisan dalam masyarakat.

“Pola asuh penuh kasih, kesiapan remaja dalam menghadapi baligh, dan indahnya silaturahmi adalah bekal penting untuk mencetak generasi sehat, beriman, dan berakhlak mulia. Penyuluhan ini kami hadirkan agar masyarakat mendapatkan pemahaman agama yang lebih menyentuh kebutuhan hidup sehari-hari,” ujar Endah.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara KUA Rakit dan Puskesmas 1 Rakit. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Desa Pingit Nurcahyati serta PLKB Rakit Eti Mulyaningsih, yang memberikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Ketua TP PKK Desa Pingit, Nurcahyati, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi “Kami sangat berterima kasih atas kegiatan penyuluhan ini. Materi yang disampaikan Ibu Penyuluh sangat bermanfaat bagi ibu, balita, remaja, dan kader posyandu. Harapannya, kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut agar masyarakat Desa Pingit semakin sejahtera lahir dan batin,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Pingit semakin memahami pentingnya pola asuh Islami, kesiapan remaja menghadapi masa baligh, serta nilai silaturahmi sebagai pilar kebersamaan. (Ew)

Skip to content