Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Susukan kembali melaksanakan Bimbingan Rohani Islam (Bimrohis) kepada pasien rawat inap di Puskesmas 1 Susukan, Selasa (16/9/2025). Kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan spiritual serta menumbuhkan semangat kesabaran dan keikhlasan bagi pasien dalam menjalani proses pengobatan.
Dalam bimbingannya, Yusuf Andi Yulianto selaku Penyuluh Agama Islam menyampaikan pentingnya menjaga hati tetap tenang, sabar, dan penuh syukur di tengah ujian sakit. Pasien juga diajak untuk meningkatkan dzikir dan doa sebagai bentuk ikhtiar batin di samping ikhtiar medis. Penyuluh menegaskan bahwa sakit merupakan sarana penghapus dosa serta kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Selain memberikan tausiyah, kegiatan juga diisi dengan doa bersama agar pasien diberi kesembuhan dan keluarga diberikan kekuatan. Yusuf Andi Yulianto selaku Penyuluh Agama Islam juga menekankan pentingnya untuk menjaga kesehatan jasmani maupun rohani. “Dukungan rohani sangat penting bagi proses pemulihan pasien, sebab kesehatan jasmani akan lebih cepat pulih bila dibarengi dengan ketenangan batin, ujarnya.
Setelah memberikan tausiyah dan do’a kepada pasein, Penyuluh Agama Islam KUA Susukan juga memberikan resep obat khusus untuk pasien dan keluarga pasien supaya dibaca setiap kali mau minum obat, resep tersebut merupakan do’a-do’a supaya diberi kesembuhan.
Windiaretno selaku Kepala Puskesmas 1 Susukan menyambut baik program ini. Menurutnya, kerja sama dengan KUA Susukan sangat membantu pasien dalam memperkuat mental dan spiritual selama dirawat. “Pendampingan rohani ini sangat bermanfaat, pasien merasa lebih tenang dan optimis dalam menghadapi proses penyembuhan,” ujarnya. Dengan adanya kegiatan Bimrohis, diharapkan pasien tidak hanya memperoleh perawatan medis, tetapi juga mendapatkan kekuatan iman sehingga mampu menghadapi cobaan dengan lapang dada. (mnr/yay, azd)







