Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama Madukara bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Banjarnegara menyalurkan bantuan dana mustahik tetap kepada 100 orang penerima yang tersebar di 20 Desa / Kelurahan se Kecematan Madukara senilai Rp. 75.000.000,- (7/8).
“PAI merupakan garda terdepan bagi Kementerian Agama dalam melayani masyarakat sehingga dipandang perlu terjun langsung ditengah masyarakat agar dapat dirasakan kehadirannya , salah satu wujud kehadiran PAI adalah menyalurkan bantuan dana mustahik
dari BAZNAS Kabupaten Banjarnegara kepada para penerima.” terang Muhammad Hidayatulloh salah satu PAI Madukara.
Sementara itu juga disampaikan bahwasannya ‘’bantuan dana mustahik tersebut senilai Rp. 750.000-, diberikan kepada setiap mustahik, diharapkan dapat digunakan untuk hal yang bermanfaat yang dapat menunjang kebutuhan sehari hari untuk kehidupan yang lebih baik
lagi, bantuan ini merupakan suplement tambahan untuk menambah semangat para penerima agar lebih giat lagi dalam bekerja agar dapat meningkatkan kesejahteraan sehingga taraf hidup menjadi lebih baik lagi ’’, imbuhnya.
Pada kegiata tersebut Sumarto wahadi salah satu penerima menyampaikan rasa terimakasih kepada BAZNAS dan juga Penyuluh Agama Islam ‘’saya berterimakasih kepada BAZNAS Kabupaten Banjarnegara yang telah memeberikan bantuan kepada saya, saya juga sangat bahagia menerima bantuan ini ditengah ekonomi yang sedang tidak menentu setidaknya dapat meringankan beban kebutuhan, dan saya juga sangat berterima kasih kepada Penyuluh Agama Islam Madukara yang telah menyalurkan bantuan ini semoga diberikan rizki yang melimpah dan berkah’’, ucapnya.
Ditengah tengah kegiatan Bapak Muhtar Kades Desa Dawuhan juga turut menyampaikan rasa terimakasihnya“kami atas nama PEMDES Desa Dawuhan mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada BAZNAS Banjarnegara yang telah memperhatikan warga dengan di berikan bantuan semoga bermanfaat bagi penerima, beliau juga menyampakain rasa terima kasih kepada PAI Madukara yang telah menyalurkan bantuan di desa sehingga dapat diterima kepada masyarakat yang benar benar membutuhkan”, pungkasnya. (mht/azd)







