Penyuluh Agama Islam Mandiraja Gelar Rapat Evaluasi Program Pemberdayaan Ekonomi Ummat

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja hari ini melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi terkait pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Ummat yang sedang berjalan di wilayah Kecamatan Mandiraja. (30/10/2025)

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala KUA Mandiraja H. Irfan Sulastono, para Penyuluh Agama Islam fungsional, serta perwakilan dari majelis taklim penerima manfaat program.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa dari 16 desa di Kecamatan Mandiraja, program pemberdayaan ekonomi ummat baru terlaksana di 6 desa, yaitu: Mandiraja Kulon, Banjengan, Somawangi, Kaliwungu, Kebanaran, dan Blimbing.

Menurut Hendriyanto, salah satu penyuluh agama Islam Mandiraja, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberdayakan masyarakat berbasis masjid dan majelis taklim agar lebih mandiri secara ekonomi.

“Program ini kami dorong agar majelis taklim tidak hanya menjadi tempat pengajian, tapi juga tumbuh menjadi pusat ekonomi umat,” ungkapnya.

Kepala KUA Mandiraja, H. Irfan Sulastono, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara penyuluh, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat.

“Keberhasilan program ini butuh dukungan semua pihak. Kami berharap desa-desa lain bisa segera menyusul untuk ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Turyati, Ketua Majelis Taklim An-Nur Desa Kaliwungu yang menjadi salah satu penerima manfaat, menyampaikan testimoni positif atas program ini.

 “Alhamdulillah, dengan adanya bantuan dan pendampingan dari penyuluh agama, majelis kami kini mulai bisa mengembangkan usaha kecil bersama jamaah,” tuturnya penuh syukur.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi umat di Kecamatan Mandiraja dapat terus berkembang dan merata di seluruh desa, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis keagamaan.

Skip to content