Banjarnegara (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja menghadiri kegiatan Bina Keluarga Remaja (BKR) yang diselenggarakan di rumah Kepala Dusun Desa Mandiraja Wetan, Kabupaten Banjarnegara. Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam Mandiraja hadir sebagai narasumber dengan mengangkat tema “Fase Berumah Tangga dan Fase Pendidikan Anak Remaja dalam Islam.” (20/5/26)
Kegiatan ini diikuti oleh para orang tua, kader BKR, serta masyarakat Desa Mandiraja Wetan yang memiliki perhatian terhadap pembinaan keluarga dan pendidikan anak usia remaja. Suasana kegiatan berlangsung hangat, interaktif, dan penuh antusiasme dari peserta yang aktif berdiskusi mengenai tantangan mendidik anak remaja di era modern.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa kehidupan rumah tangga memiliki beberapa fase yang harus dipahami oleh setiap pasangan agar mampu membangun keluarga yang harmonis, sakinah, mawaddah, dan rahmah. Selain itu, orang tua juga perlu memahami karakteristik perkembangan remaja agar dapat memberikan pendidikan, perhatian, serta pendampingan yang tepat sesuai ajaran Islam.
Materi juga menekankan pentingnya komunikasi dalam keluarga, keteladanan orang tua, serta pengawasan terhadap pergaulan dan penggunaan media sosial pada anak remaja. Pendidikan agama sejak dini dinilai menjadi pondasi utama dalam membentuk akhlak dan kepribadian anak.
Koordinator PLKB Kecamatan Mandiraja, Gunawan, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin antara PLKB dan Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan pembinaan keluarga.
“Kegiatan ini sangat penting karena keluarga merupakan benteng utama dalam membentuk karakter generasi muda. Kolaborasi antara PLKB dan penyuluh agama menjadi langkah strategis untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pola asuh remaja yang baik sesuai nilai agama,” ungkap Gunawan.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Mandiraja, Hendriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan BKR menjadi sarana edukasi yang sangat efektif dalam memperkuat ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para orang tua semakin memahami fase kehidupan rumah tangga serta mampu mendampingi anak remaja dengan pendekatan yang bijak, penuh kasih sayang, dan berlandaskan nilai-nilai Islam,” jelas Hendriyanto.
Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pembinaan keluarga, memperkuat peran orang tua dalam mendidik remaja, serta menciptakan generasi muda yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan memiliki pondasi agama yang kuat.
Kegiatan BKR di Desa Mandiraja Wetan diharapkan dapat terus berlanjut sebagai wadah pembinaan keluarga dan penguatan pendidikan karakter remaja di lingkungan masyarakat.
(m/azd)







