Penyuluh Agama Karangkobar Dukung Pembinaan Generasi Qur’ani di TPQ Sabilul Huda

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karangkobar, Adib dan Zuhri, menghadiri undangan kegiatan akhirussanah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Sabilul Huda yang diselenggarakan di Dusun Wringin, Desa Purwodadi, Kecamatan Karangkobar, pada Kamis (22/01/2026). Kegiatan ini menjadi agenda tahunan sebagai penutup proses pembelajaran santri selama satu tahun ajaran.

Akhirussanah TPQ Sabilul Huda dihadiri oleh para ulama se-Kecamatan Karangkobar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), para wali santri, tokoh masyarakat, serta masyarakat sekitar. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan dan kepedulian bersama terhadap keberlangsungan pendidikan keagamaan, khususnya pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak usia dini.

Kegiatan akhirussanah ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran Al-Qur’an yang telah dijalani para santri. Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. atas capaian dan perkembangan para santri TPQ Sabilul Huda dalam membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, panitia menghadirkan penceramah K.H. Ma’ruf Tibyanudin dari Kebumen. Dalam tausiyahnya, Kyai Tibyanudin menekankan pentingnya pendidikan agama sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menyampaikan bahwa anak-anak perlu dibekali ilmu pengetahuan yang seimbang dengan keimanan agar kelak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlakul karimah.

“Pendidikan Al-Qur’an memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kepribadian anak. Anak harus memiliki ilmu dan iman agar mampu menghadapi tantangan zaman serta tetap berpegang pada nilai-nilai agama,” tutur Kyai Tibyanudin di hadapan para hadirin. 

Ia juga mengajak para orang tua untuk terus mendampingi, membimbing, serta memberikan keteladanan yang baik kepada anak-anak dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Penyuluh Agama Islam KUA Karangkobar, Adib dan Zuhri, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pengurus TPQ Sabilul Huda, para ustaz dan ustazah, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan kegiatan akhirussanah tersebut. Mereka menegaskan bahwa keberadaan TPQ memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, akhlak, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

Menurut mereka, pendidikan keagamaan nonformal seperti TPQ merupakan mitra penting Kementerian Agama dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat. Kegiatan akhirussanah diharapkan dapat menjadi sarana motivasi bagi para santri agar semakin semangat dalam belajar Al-Qur’an, sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepedulian orang tua terhadap pentingnya pendidikan agama bagi anak-anak mereka.

Selain itu, Penyuluh Agama Islam KUA Karangkobar juga berharap agar sinergi antara TPQ, tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Dengan adanya kerja sama yang harmonis, pembinaan keagamaan di tingkat akar rumput dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

Seluruh rangkaian kegiatan akhirussanah TPQ Sabilul Huda berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh khidmat. Antusiasme para wali santri dan masyarakat terlihat dari keikutsertaan mereka dalam setiap rangkaian acara hingga selesai. Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian bersama dalam membangun kehidupan keagamaan yang religius, harmonis, dan berakhlakul karimah di wilayah Kecamatan Karangkobar.

(az, azd)