Penyuluh Agama KUA Banjarnegara Hadiri Musrenbangcam 2026, Dukung Sinergi Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Banjarnegara (Humas) — Pemerintah Kecamatan Banjarnegara resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) Tahun 2026 pada Selasa (3/2) di Aula Kantor Kecamatan Banjarnegara. Kegiatan ini bertujuan menjaring aspirasi masyarakat dari tingkat desa untuk menentukan skala prioritas pembangunan wilayah.

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarnegara turut berpartisipasi dalam forum tersebut melalui kehadiran Penyuluh Agama Islam Aris Amaludin Ahmad dan Nanang Priambodo sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi program pembangunan daerah, khususnya yang berkaitan dengan pembinaan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.

Musrenbangcam dihadiri perwakilan Bappeda, anggota DPRD daerah pemilihan setempat, jajaran Muspika (Camat, Kapolsek, Danramil), para kepala desa, tokoh masyarakat, serta keterwakilan perempuan dan pemuda.

Dalam sambutannya, Camat Banjarnegara, Musyafak, menyampaikan bahwa usulan pembangunan tahun ini masih didominasi sektor infrastruktur, namun mulai bergeser pada penguatan ekonomi lokal serta penanganan stunting.

“Kita harus jeli memilah mana yang menjadi kebutuhan mendesak dan mana yang hanya keinginan. Fokus kita adalah pemerataan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” ujarnya.

Adapun sejumlah prioritas yang dibahas dalam Musrenbangcam meliputi peningkatan infrastruktur desa, pemberdayaan UMKM, percepatan penurunan stunting, renovasi fasilitas PAUD, serta pengembangan digitalisasi desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Penyuluh Agama Islam, Nanang Priambodo, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan forum tersebut. Menurutnya, Musrenbangcam menjadi wadah penting untuk mengetahui arah kebijakan pembangunan pemerintah sekaligus memperkuat peran penyuluh dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami dapat memahami rencana pembangunan kecamatan, sekaligus menambah wawasan untuk menyelaraskan program pembinaan keagamaan dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Hasil Musrenbangcam selanjutnya akan dirumuskan menjadi daftar usulan prioritas untuk dibahas pada Musrenbang tingkat kabupaten. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama oleh seluruh delegasi peserta musyawarah.