Penyuluh Agama KUA Susukan Siap Emban Tugas, Ikuti Gladi Resik Upacara HUT ke-80 RI Tingkat Kecamatan

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Susukan turut berpartisipasi dalam gladi resik upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di lapangan Caduk Desa Gumelem Kulon, Kamis (14/8). Dalam kesempatan ini, Penyuluh Agama KUA Susukan dipercaya untuk mengemban tugas sebagai pembaca doa pada upacara puncak yang akan digelar pada 17 Agustus mendatang.

Gladi resik ini diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari pegawai kecamatan, perangkat desa, siswa sekolah, anggota TNI dan Polri, hingga perwakilan instansi vertikal. Kegiatan dimulai sejak pagi hari, diawali dengan pengaturan formasi peserta upacara, penempatan petugas pada posisi masing-masing, dan pengecekan teknis peralatan. Setiap rangkaian acara disimulasikan sesuai urutan, mulai dari pengibaran bendera, pembacaan teks proklamasi, hingga doa penutup.

Penyuluh Agama KUA Susukan, Yusuf Andi Yulianto menyampaikan rasa bangganya atas amanah yang diberikan. “Menjadi bagian dari peringatan hari kemerdekaan adalah sebuah kehormatan. Semoga doa yang kami panjatkan nanti menjadi pengingat untuk selalu bersyukur atas nikmat kemerdekaan,” ujarnya.

Camat Susukan, Suroso yang turut hadir memantau jalannya gladi resik, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta. “Partisipasi setiap unsur sangat penting agar upacara nanti berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh makna,” tuturnya.

Melalui persiapan yang matang, pihak kecamatan berharap pelaksanaan upacara HUT RI ke-80 di Kecamatan Susukan dapat berlangsung lancar dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan masyarakat yang hadir. Penugasan Penyuluh Agama sebagai pembaca doa juga menjadi simbol kebersamaan dan sinergi antara instansi keagamaan dengan pemerintah dalam membangun semangat persatuan, persaudaraan, dan nasionalisme di tengah masyarakat. (yay/smtr, azd)

Skip to content