Penyuluh KUA Karangkobar Ajak Wali Murid BA Aisyiyah Terus Belajar Menjadi Orang Tua yang Lebih Baik

Banjarnegara (Humas) — Menjadi orang tua adalah amanah sekaligus nikmat yang perlu disyukuri. Salah satu wujud syukur tersebut adalah kemauan untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan memberikan perhatian terbaik bagi tumbuh kembang anak. Pesan ini disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Karangkobar, Duwi Rohmah, dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada wali murid BA Aisyiyah, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para wali murid untuk mendapatkan penguatan keagamaan sekaligus refleksi tentang pentingnya peran orang tua dalam kehidupan anak. Selain Duwi Rohmah, kegiatan juga diisi oleh Amat Zuhri dan Adib.

Dalam penyampaiannya, Duwi mengingatkan bahwa kewajiban mencari ilmu tidak berhenti setelah seseorang menjadi orang tua. Justru, hadirnya anak menjadi kesempatan untuk terus bertumbuh dan memperbaiki kualitas diri.

“Mencari ilmu adalah kewajiban setiap Muslim. Menjadi ibu bukan berarti kita sudah selesai belajar. Justru ketika menjadi orang tua, kita memiliki kesempatan untuk terus belajar, menjadi lebih baik, lebih sabar, dan lebih perhatian kepada anak-anak,” tutur Duwi.

Menurut Duwi, perhatian kepada anak tidak selalu berbentuk pemenuhan kebutuhan materi. Anak juga membutuhkan kehadiran emosional dan keteladanan dari orang tuanya dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak tidak hanya membutuhkan materi. Mereka membutuhkan waktu, perhatian, teladan, dan kehadiran seorang ibu. Karena itu, mari kita syukuri amanah sebagai orang tua dengan terus belajar dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik,” lanjutnya.

Para wali murid mengikuti kegiatan dengan antusias. Materi disampaikan secara komunikatif dan dikaitkan dengan pengalaman sehari-hari dalam mendampingi anak.

Melalui kegiatan ini, KUA Karangkobar terus mendorong penguatan keluarga melalui bimbingan keagamaan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Harapannya, para orang tua tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga semakin termotivasi untuk menghadirkan keluarga yang penuh perhatian, keteladanan, dan kasih sayang. 

(dr/azd)