Banjarnegara (Humas) – Upaya menanamkan pemahaman keagamaan sejak usia dini terus dilakukan oleh jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan. Salah satunya dilakukan oleh penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Purwanegara, Retno Purnawati, yang melaksanakan kegiatan bimbingan penyuluhan di Madin Muhammadiyah Karanganyar pada Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di gedung Madin Muhammadiyah Karanganyar dengan diikuti sekitar 20 santri yang tampak antusias mengikuti materi dari awal hingga akhir. Suasana pembelajaran berlangsung hangat dan penuh semangat. Para santri terlihat aktif mendengarkan penjelasan, menjawab pertanyaan, serta mengikuti arahan yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
Dalam kesempatan tersebut, Retno Purnawati menyampaikan materi bertema “Salat Berjamaah”. Tema tersebut dipilih karena salat berjamaah merupakan salah satu amalan penting yang perlu dibiasakan sejak kecil agar tumbuh menjadi karakter baik dalam kehidupan sehari-hari.
Retno menjelaskan bahwa salat berjamaah memiliki banyak keutamaan, baik dari sisi pahala maupun dalam membentuk kedisiplinan dan kebersamaan antarumat Islam. Ia menerangkan kepada para santri bahwa Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan salat secara berjamaah, terutama bagi laki-laki, karena pahala salat berjamaah lebih besar dibandingkan salat sendirian.
“Salat berjamaah mengajarkan kita tentang kekompakan, kedisiplinan, serta kebersamaan. Selain mendapatkan pahala yang berlipat, hati juga menjadi lebih tenang karena dilakukan bersama-sama dalam kebaikan,” ujar Retno di hadapan para santri.
Selain menyampaikan materi, Retno juga mengajak para santri untuk membiasakan diri datang ke masjid tepat waktu dan tidak meninggalkan salat lima waktu. Ia memberikan motivasi dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami sehingga para santri terlihat lebih bersemangat mengikuti kegiatan tersebut.
Di sela penyuluhan, suasana juga dibuat lebih menyenangkan melalui interaksi ringan dan pertanyaan seputar kebiasaan salat para santri sehari-hari. Beberapa santri tampak berani maju untuk menjawab pertanyaan dan menceritakan pengalaman mereka ketika mengikuti salat berjamaah di masjid maupun musala.
Kegiatan bimbingan penyuluhan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak Madin Muhammadiyah Karanganyar. Kehadiran penyuluh agama dinilai mampu menambah semangat belajar agama bagi para santri sekaligus memperkuat pembinaan akhlak dan ibadah sejak dini.
Melalui kegiatan seperti ini, KUA Kecamatan Purwanegara berharap para santri tidak hanya memahami teori tentang ibadah, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pembiasaan salat berjamaah sejak kecil, diharapkan akan tumbuh generasi muda yang disiplin, religius, dan memiliki akhlak mulia.
(rp/azd)
