Perdana Anggota Baru PMR MTs Negeri 1 Banjarnegara Lakukan Pertemuan

Banjarnegara (Humas) – Suasana ceria dan penuh antusiasme menyelimuti MTs Negeri 1 Banjarnegara, saat seluruh siswa kelas VII mengikuti kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) PMR perdana mereka yang dimulai tepat pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini menandai babak baru bagi para siswa baru dalam mengembangkan minat dan bakat.

Mereka sudah mulai memenuhi kelas tempat berkumpul sesaat setelah pengumuman pertemuan ekskul diumumkan. Puluhan siswa memadati ruang kelas. Erma selaku pembina ekstra PMR membuka acara, “selamat datang di Ekstra PMR, disini adalah tempat bagi kalian untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan, empati dan juga semangat kesukarelaan dalam menolong sesama.” Erma melanjutkan dengan memperkenalkan Hani sebagai pembina kedua dan anggota PMR serta kepengurusannya.

Erma menjelaskan beberapa prinsip yang ada di PMR, anggota baru mendengarkan dengan penuh perhatian. Kemudian semangat yang kian memuncak dengan cepat memenuhi ruangan hingga terasa sesak dengan puluhan anggota baru dalam satu kelas. Kegiatan kemudian dilanjutkan di luar ruangan, agar semakin menyenangkan dan membuat mereka mampu dengan mudah berpartisipasi di ruang luas.

Materi pertama disampaikan oleh ketua PMR, Aurel “iya jadi kali ini saya akan menyampaikan materi tentang sejarah PMR, awalnya dimulai dari inisiatif anak-anak sekolah di Austria yang membantu korban perang dengan mengumpulkan pakaian bekas dan bahan makanan. Inisiatif ini kemudian diikuti oleh banyak negara dan menjadi bagian dari Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional”

Kemudian siswa peserta ekskul PMR dibagi menjadi 2 kelompok untuk dijelaskan materi tentang pertolongan pertama dan pertolongan keluarga. Materi pertolongan pertama disampaikan oleh Gaida dan Hasna, sementara materi pertolongan keluarga disampaikan Aurel dan Kenzo.

Dengan penuh semangat anggota baru memperhatikan dengan seksama saat peragaan alat PMR. Tidak malu-malu, mereka mencoba sendiri menggunakan berbagai alat PMR tersebut. Ada yang mencoba penggunaan stetoskop, penggunaan tandu yang benar mulai dari pemasangan, ada juga yang mempraktikan cara memakaikan mitela dan mengobati luka.

Pengalaman langsung yang dirasakan mereka dalam menggunakan berbagai alat tersebut bertujuan agar mereka mampu dengan cepat mengenal dan terbiasa. Karena saat menjadi anggota PMR mereka harus siap untuk bertugas disaat yang tak terduga.

“Seru banget kegiatan kali ini, kita bisa ikut langsung buat pakai alat-alat yang ada, jadi engga cuma teori saja yang kita tahu,” pungkas Naya.

Anggota baru lain juga mengungkapkan kesanya mengikuti kegiatan ekskul perdana ini “keren sih, bisa tahu cara pertolongan pertama sekaligus praktiknya. Terus yang paling seru itu pas coba pakai stetoskop, jadi bisa denger detak jantung, itu pengalaman pertama banget buat aku” ungkap Lia menjelaskan.

Setelah semua materi selesai disampaikan, dengan bersama anggota baru kembali ke kelas untuk penutupan kegiatan. Sebelum kegiatan ditutup, anggota baru diminta untuk menuliskan kesan dan pesan selama mengikuti pertemuan perdana mereka di ekskul PMR. 

Hani kemudian menutup kegiatan tersebut “semoga semua yang kalian pelajari tadi bisa menjadi bekal kalian kedepannya, ilmunya tidak hanya dipahami tapi juga diterapkan suatu saat nanti, tetap semangat dan selalu tumbuhkan rasa empati” pesan Hani saat menutup kegiatan.

Kegiatan ekskul perdana ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik bagi para siswa kelas VII MTsN 1 Banjarnegara untuk mengeksplorasi potensi diri, menjalin persahabatan baru, dan meraih prestasi di bidang non-akademik. Dengan dukungan penuh dari pihak sekolah, para guru pembimbing, termasuk Hani dan Erma, diharapkan kegiatan ekstrakurikuler di MTs Negeri 1 Banjarnegara akan terus berkembang dan menghasilkan siswa-siswa yang berprestasi dan berkarakter. (han)

Skip to content