Banjarnegara (Humas) – Perempuan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi masa depan. Karena itu, membekali perempuan dengan ilmu pengetahuan, nilai keagamaan, dan karakter yang baik menjadi bagian penting dalam menyiapkan lahirnya generasi emas. Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kalibening, Yulfiani, dalam kegiatan penyuluhan di SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara, Desa Kalibening, Jumat (18/9/2026).
Mengangkat materi “Perempuan Berilmu: Mencetak Generasi Emas Masa Depan”, Yulfiani mengajak para pelajar untuk melihat pendidikan bukan sekadar jalan menuju keberhasilan akademik, tetapi juga sebagai bekal membangun kehidupan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Yulfiani menekankan bahwa perempuan yang berilmu memiliki kesempatan lebih besar untuk berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan. Ilmu yang dimiliki tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat menjadi bekal dalam membangun keluarga dan mendidik generasi berikutnya.
“Perempuan berilmu bukan hanya tentang memiliki pengetahuan yang luas, tetapi juga mampu menggunakan ilmu tersebut untuk kebaikan, memiliki akhlak yang baik, serta memberikan manfaat bagi lingkungan,” pesannya.
Para pelajar juga diajak untuk tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan potensi diri. Menurut Yulfiani, masa sekolah merupakan kesempatan berharga untuk membangun fondasi pengetahuan, karakter, dan keterampilan yang akan menjadi bekal dalam menghadapi tantangan masa depan.
Melalui kegiatan tersebut, Yulfiani berharap para siswi mampu menumbuhkan kepercayaan diri untuk meraih cita-cita sekaligus tetap menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
“Generasi emas tidak lahir secara tiba-tiba. Ia dipersiapkan sejak hari ini, dan perempuan yang berilmu dapat mengambil peran penting dalam proses tersebut,” pungkasnya.
