Pererat Ukhuwah dan Ketahanan Keluarga : Fatayat NU Sinduaji Gelar Pertemuan Rutin Bersama Penyuluh Agama Islam

Banjarnegara (Humas) – Semangat memperkuat peran perempuan dalam kehidupan beragama dan berkeluarga tampak jelas dalam pertemuan rutin Fatayat NU Ranting se-Desa Sinduaji yang digelar pada Rabu siang (08/10). Bertempat di Mushola Dusun Sidaurip, acara ini dihadiri oleh lebih dari 30 anggota Fatayat dari berbagai ranting yang ada di Desa Sinduaji.

Pertemuan kali ini terasa istimewa karena menghadirkan narasumber dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pandanarum yaitu Turno, yang merupakan Penyuluh Agama Islam. Mengangkat tema “Doa dan Kasih Sayang dalam Keluarga”, materi yang disampaikan mengajak para ibu dan perempuan muda untuk lebih menyadari pentingnya peran mereka dalam menjaga keharmonisan rumah tangga melalui pendekatan spiritual dan emosional.

Kegiatan dibuka dengan pembacaan Nadhom Asmaul Husna secara bersama-sama, yang menambah suasana religius dan khidmat. Setelah itu, Turno mulai menyampaikan materi dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan menyentuh langsung pada realitas kehidupan rumah tangga.

“Doa bukan hanya ritual, tapi jembatan hati kita kepada Allah. Dalam keluarga, doa adalah penopang utama dalam menghadapi tantangan. Sementara kasih sayang adalah nafas yang menghidupkan rumah tangga,” ujarnya di hadapan para peserta.

Ia juga menambahkan bahwa rumah tangga yang kuat bukan hanya dibangun oleh materi dan komunikasi, tetapi juga oleh kekuatan spiritual dan ketulusan hati dari setiap anggotanya, terutama dari sosok ibu yang menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya.

Para peserta tampak antusias dan aktif berdiskusi selama penyampaian materi. Banyak dari mereka yang merasa bahwa tema ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, terlebih di tengah meningkatnya tantangan sosial yang dihadapi keluarga saat ini.

Setelah sesi penyuluhan, acara dilanjutkan dengan musyawarah organisasi yang membahas evaluasi kegiatan sebelumnya serta merancang agenda-agenda ke depan. Musyawarah berlangsung hangat, mencerminkan kekompakan dan semangat kebersamaan antar ranting Fatayat di Desa Sinduaji.

Kegiatan ditutup menjelang sore hari dengan doa bersama, dan seluruh peserta kembali ke rumah masing-masing dengan semangat baru untuk terus berperan aktif di tengah masyarakat, baik sebagai penggerak organisasi maupun sebagai penjaga nilai-nilai Islam dalam keluarga. (ev)

Skip to content