Semangat Menuntut Ilmu, Jamaah Majelis Taklim Karangjati Dapat Pembinaan dari KUA Susukan

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Susukan kembali melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan, kali ini di Majelis Taklim Nurul Islam, Desa Karangjati, Kecamatan Susukan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (9/10) ini diikuti oleh para jamaah perempuan setempat dengan penuh antusias.

Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Susukan Mira Nuzulurrahmah menyampaikan materi tentang kewajiban menuntut ilmu bagi setiap muslim dan muslimah. Ia menekankan pentingnya semangat belajar agama sebagai bekal menjalani kehidupan di dunia dan akhirat.

“Menuntut ilmu itu tidak mengenal usia. Selama masih diberi kesempatan hidup, kewajiban kita adalah terus belajar, karena dengan ilmu kita bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah,” ujar Mira di hadapan para jamaah.

Selain itu, penyuluh Umrotun Mabruroh turut memberikan penjelasan mengenai program KUA terkait pengajuan izin operasional bagi majelis taklim. Ia menjelaskan bahwa pengajuan izin tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam pendataan dan pembinaan majelis taklim di seluruh wilayah.

“Kami berharap setiap majelis taklim dapat memiliki izin operasional yang sah agar kegiatan keagamaan bisa berjalan lebih tertib dan mendapat pembinaan berkelanjutan dari KUA,” terang Umrotun.

Majelis Taklim Nurul Islam sendiri dipimpin oleh Ibu Riati, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran penyuluh dari KUA Susukan. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu dalam menambah wawasan keagamaan sekaligus memberikan pemahaman administratif yang selama ini belum banyak diketahui oleh para pengurus majelis.

Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi ringan seputar cara mengurus izin operasional majelis taklim serta tips menjaga semangat menuntut ilmu di kalangan jamaah.
Melalui kegiatan ini, KUA Susukan berharap majelis taklim di wilayah Kecamatan Susukan dapat semakin aktif dan tertib dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaannya, sekaligus menjadi wadah pembinaan umat yang berkelanjutan. (smtr/yay, azd)

Skip to content