Banjarnegara (Humas) – Bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu menghargai jasa para pahlawannya. Berkaitan dengan itu, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-97 tahun 2025, MTsN 3 Banjarnegara (MEGABARA) menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di indoor madrasah pada hari Senin, 28 Oktober 2025. Upacara dimulai pukul 07.00 WIB tepat dan diikuti oleh Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha, pendidik dan tenaga kependidikan, serta seluruh murid MEGABARA.
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala Madrasah, Natir. Sebelum menyampaikan amanatnya, beliau menerima apresiasi berupa piagam dari Kampung Inggris D’las Serang Purbalingga, atas partisipasi murid-murid MEGABARA yang mengikuti pembelajaran di objek tersebut pada hari Sabtu, (8/11).
Selanjutnya, dalam amanat upacara, beliau menyampaikan pentingnya meneladani para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan nasib bangsa. Diantaranya menjadi pahlawan yang sesuai dengan era modern saat ini.
“Generasi muda harus bisa meneruskan perjuangan pahlawan. Tidak dengan mengangkat senjata seperti pahlawan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tempo dulu, tapi mengisi hari-hari dengan berbagai kegiatan yang positif. Murid MTs bisa menjadi pahlawan dengan menjadi duta sholat wajib, datang ke madrasah tepat waktu, belajar dengan penuh semangat dan sungguh-sungguh, sadar bersih lingkungan, anti perbuatan buliying, dll,“ pesan beliau dalam amanatnya.
Hal tersebut senada dengan apa yang disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan, Immadudin Abas. Beliau menegaskan bahwa perjuangan saat ini adalah dengan ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian.
Ketua OSIM MEGABARA, Nurfi Laely Tarwiyatin saat dihubungi tim warta MEGABARA juga memberikan pendapatnya berkenaan dengan peringatan Hari Pahlawan tahun ini. Semoga peringatan Hari Pahlawan kali ini bisa membuka hati kita untuk terus meluruskan niat menjadi generasi bangsa yang benar-benar bisa meneladani semangat juang para pahlawan di masa sekarang dan yang akan datang.
“Mulai hari ini, saya niatkan dalam hati untuk membangun negeri dengan landasan semangat dan nilai kepahlawanan, sesuai kemampuan saya. Belajar dengan sungguh-sungguh, giat dan sebisa mungkin untuk berprestasi, agar kelak mampu membangun negeri dengan ilmu atau teknologi yang saya kuasai,“ katanya.
Upacara ditutup dengan do’a sebagai bentuk Syukur dan harapan agar seluruh masyarakat Indonesia senantiasa diberikan kekuatan untuk meneruskan perjuangan para pahlawan dengan ketulusan dan penuh tanggung jawab. Setelah do’a bersama dilanjutkan dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan seperti Gugur Bunga dan Pantang Mundur. Tak ketinggalan juga pembacaan puisi bertema kepahlawanan yang dibacakan oleh Asih Tri Wulandari dari kelas VIII F. Besar harapan dengan peringatan Hari Pahlawan kali ini semangat kepahlawanan akan tumbuh dihati semua warga madrasah sehingga bisa menjadi teladan bagi bangsa di masa depan. (Fn)







