PHU Kemenag Banjarnegara Adakan Seminar Kompleksitas Isu Haji Di Masa Pandemi

Banjarnegara – Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) pada Kantor Kemeterian Agama Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan seminar Ngopi Sejiwa dengan tema “Pandemi Covid-19 dan Kompleksitas Isu Haji” dan bertempat di Golden Room Hotel Surya Yudha Banjarnegara, pada Jumat (26/3/2021).

Adapun yang menjadi pembicara pada acara tersebut adalah Sekretaris Jendral Kementerian Agama RI, Prof. Nizar Ali dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Musta’in Ahmad dan dimoderatori oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, H. Agus Suryo Suripto.

Turut hadir dalam acara ini Kabag Kesra Kabupaten Banjarnegara, Kepala Dikdukcapil Kabupaten Banjarnegara, Ketua MUI, Ketua FK Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Dan Umroh Kabupaten Banjarnegara.

Agus Suryo Suripto, selaku moderatior dalam acara ini menyatakan bahwa kementerian agama adalah khodimul umat (pelayan umat) oleh karenanya harus memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik mungkin.

“Layanan yang harus selalu lebih baik adalah pelayanan haji. Karena pada pelayanan haji ada marwah Kementerian Agama, jika pelayanan haji baik maka baik pula begitupun sebaliknya. Padahal pelayanan haji ini menyangkut banyak kementerian, namun pada umumnya pelayanan haji diserahkan kepada Kementerian Agama,” terangnya.

Nizar dalam kesempatan kali ini menjelaskan bahwa untuk kepastian keberangkatan haji tahun 2021 ini masih menunggu keputusan Pemerintah Arab Saudi.

“Sampai saat ini, kami masih menunggu keputusan haji tahun 2021 dari Pemerintah Arab Saudi, dan apabila pemerintah arab Saudi mengizinkan pelaksaan haji, InsyaAllah Kementerian Agama kan menggunakan data haji tahun 2020 untuk memastikan siapa yang akan berangkat. Karena memang jamaah tahun 2020 itu sudah berangkat, akan tetapi karena pandemi akhirnya tertunda,” jelasnya.

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa untuk jamaah haji yang akan berangkat nantinya diwajibkan untuk sudah divaksinasi

“Kami telah mengikuti rapat dengan komisi 8 DPR RI dan kementerian Kesehatan mengenai vaksinasi covid-19 untuk para jamaah haji, dan insyaAllah akhir maret ini seluruh jamaah haji telah mendapatkan vaksinasi semua,” tambahnya

Sementara itu, Mus’tain selaku pembicara kedua dalam kesempatan kali ini mengatakan bahwa saat ini (26/3) sudah ada 824.562 pendaftar haji di Jawa Tengah.

“jumlahnya sudah mendekati angka jutaan, dan masa tunggunya sudah mencapai 28 tahun. Sedangkan untuk vaksinasi jamaah haji, di Jawa tengah jamaah haji yang telah mendapatkan vaksinasi-Covid 19 telah mencapai 8326 jamaah,” jelasnya.

Beliau juga menerangkan bahwa saat ini sedang dilakukan digitalisasi dokumen haji. “Semua dokumen haji akan berbentuk digital dan ini tentunya akan memudahkkan semua urusan dan memperpendek birokrasi,” tambahnya.

Acara ini ditutup dengan doa bersama semoga pandemi ini cepat selesai. (ak)