Program Mustahik Produktif KUA Rakit Tunjukkan Hasil, Jumlah Penerima Manfaat Meningkat

Banjarnegara (Humas) – Pertemuan Mustahik Produktif yang digelar di Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Kabupaten Banjarnegara, pada Senin (19/1/2026), menjadi momentum penting dalam evaluasi dan penguatan program pemberdayaan ekonomi umat. Kegiatan ini dihadiri para mustahik penerima bantuan produktif serta didampingi langsung oleh pendamping program, Fatma Kurnianingsih.

Dalam pertemuan tersebut terungkap perkembangan signifikan jumlah mustahik. Pada tahun 2025, program ini hanya menjangkau 5 mustahik, namun dalam kurun waktu satu tahun berhasil berkembang menjadi 8 mustahik pada awal 2026. Peningkatan ini menunjukkan dampak positif dari pendampingan yang dilakukan secara berkesinambungan.

Kepala KUA Rakit, Tabah Agung Sokayani, mengapresiasi capaian tersebut dan menilai program mustahik produktif sebagai langkah strategis dalam mengangkat kesejahteraan masyarakat. “Ini bukti bahwa zakat dan bantuan produktif jika dikelola dengan pendampingan yang tepat akan memberikan hasil nyata bagi mustahik,” ujarnya.

Tabah Agung Sokayani menegaskan bahwa KUA Rakit berkomitmen mendukung program-program pemberdayaan berbasis kemandirian ekonomi. “Harapan kami, mustahik tidak hanya bertambah jumlahnya, tetapi juga meningkat kualitas hidupnya hingga suatu saat bisa bertransformasi menjadi muzaki,” tambahnya.

Sementara itu, pendamping mustahik produktif, Fatma Kurnianingsih, menyampaikan bahwa keberhasilan program tidak terlepas dari kesungguhan para mustahik dalam mengelola usaha. “Kami tidak hanya memberikan modal, tetapi juga melakukan pembinaan rutin agar usaha yang dijalankan benar-benar berkembang,” jelasnya.

Fatma menambahkan bahwa pendampingan meliputi penguatan mental, kedisiplinan, serta pengelolaan keuangan usaha sederhana. Menurutnya, perubahan pola pikir mustahik menjadi faktor utama keberhasilan program selama satu tahun terakhir.

Salah satu mustahik baru, Sangadah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. “Alhamdulillah, saya merasa mendapat kesempatan untuk bangkit. Pendampingan yang diberikan membuat saya lebih percaya diri menjalankan usaha,” ungkapnya.

Melalui pertemuan mustahik produktif ini, KUA Rakit berharap program pemberdayaan ekonomi umat dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak luas. Dengan sinergi antara pendamping, mustahik, dan KUA, program ini diharapkan menjadi model penguatan ekonomi masyarakat berbasis keagamaan yang berdaya guna. 

(Sks/ azd)