Banjarnegara (Humas) — Suasana penuh kekhusyukan dan semangat ibadah terasa dalam kegiatan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim Al Ikhlas Desa Karangkemiri pada Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut diisi oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wanadadi, Dewi Kholifah dan Namyroh Ndaruwati, dengan mengangkat tema “Manfaat Memuliakan 10 Hari yang Utama di Bulan Zulhijah.”
Dalam penyampaiannya, para jamaah diajak memahami bahwa sepuluh hari pertama bulan Zulhijah merupakan hari-hari terbaik yang memiliki keutamaan luar biasa di sisi Allah Swt. Momentum ini menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, zikir, sedekah, puasa sunnah, hingga meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial.
Dewi Kholifah menjelaskan bahwa keutamaan 10 hari pertama Zulhijah telah ditegaskan dalam hadis Rasulullah saw:
“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh pada saat itu lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari pertama Zulhijah.”
(HR. Bukhari)
Beliau menuturkan bahwa setiap muslim hendaknya tidak menyia-nyiakan kesempatan istimewa tersebut.
“Sepuluh hari pertama Zulhijah adalah waktu terbaik untuk mendekat kepada Allah. Amal kecil yang dilakukan dengan ikhlas pada hari-hari ini bisa bernilai sangat besar di sisi-Nya. Mari kita isi hari-hari mulia ini dengan ibadah, zikir, sedekah, dan memperbaiki hati,” ungkap Dewi Kholifah di hadapan jamaah.
Sementara itu, Namyroh Ndaruwati mengajak jamaah untuk menjadikan Zulhijah sebagai momentum memperkuat keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama, terutama menjelang ibadah qurban.
“Zulhijah bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga tentang menumbuhkan ketakwaan dan kepedulian sosial. Ketika kita memuliakan hari-hari terbaik ini, sejatinya kita sedang melatih hati untuk lebih taat, lebih sabar, dan lebih peduli kepada sesama,” tutur Namyroh Ndaruwati.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Jamaah mengikuti materi dengan khidmat serta aktif berdiskusi mengenai amalan-amalan yang dianjurkan selama bulan Zulhijah. Kehangatan suasana majelis semakin terasa ketika para jamaah saling mengingatkan pentingnya menjaga semangat ibadah dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami keutamaan bulan Zulhijah dan termotivasi untuk mengisi hari-hari terbaik tersebut dengan amal saleh yang membawa keberkahan bagi kehidupan dunia maupun akhirat.
Kementerian Agama melalui para penyuluh agama terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang menyejukkan, menguatkan nilai spiritual, serta membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian sosial.
(NN/azd)







