Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Turno, memberikan penyuluhan bertema “Remaja Hebat Tidak Pernah Meninggalkan Salat” kepada para siswa di SMPN 4 Pandanarum, Rabu (22/4). Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran pentingnya menjaga salat sebagai pondasi utama dalam kehidupan remaja.
Dalam kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut, Turno menegaskan bahwa salat merupakan kewajiban utama bagi setiap muslim yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun. Ia menyampaikan bahwa masa remaja adalah waktu yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter, sehingga kebiasaan baik seperti menjaga salat harus ditanamkan sejak dini.
“Remaja hebat bukan hanya dilihat dari prestasi akademik, tetapi juga dari kedisiplinannya dalam menjalankan ibadah. Salat adalah kunci utama dalam menjaga akhlak dan perilaku sehari-hari,” ujarnya
Para peserta yang terdiri dari siswa-siswi SMPN 4 Pandanarum tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka menyimak dengan serius materi yang disampaikan serta aktif dalam sesi diskusi. Beberapa siswa mengungkapkan kendala yang mereka hadapi dalam menjaga salat, seperti rasa malas dan kesibukan belajar.
Menanggapi hal tersebut, Turno memberikan beberapa solusi praktis, seperti membiasakan salat tepat waktu, membuat pengingat, serta membangun lingkungan pertemanan yang saling mengingatkan dalam kebaikan. Ia juga mengajak siswa untuk memahami bahwa salat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga kebutuhan rohani yang memberikan ketenangan dan kekuatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan generasi muda yang dilakukan oleh KUA Pandanarum bekerja sama dengan pihak sekolah. Tujuannya adalah membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.
Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan para siswa dapat semakin termotivasi untuk menjaga salat secara konsisten. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi teman sebaya dalam membangun kebiasaan ibadah yang baik, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang religius dan berakhlak mulia.
(bu/azd)







