Sambut Iduladha 1447 H, Penyuluh KUA Pagentan Berikan Bimbingan Keagamaan bagi Wali Siswa TK PGRI Sokaraja

Banjarnegara (Humas) – Menjelang tibanya Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan bergerak cepat dalam memberikan edukasi keagamaan kepada masyarakat. Pada Selasa (26/5/2026), Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Pagentan, M. Syaiful Abidin, menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan bertempat di Balai Desa Sokaraja.

Kegiatan yang mengusung tema “Menyambut Iduladha 1447 H: Meneladani Keikhlasan Nabi Ibrahim dan Meningkatkan Kepedulian Sosial” ini dihadiri oleh 32 orang jamaah. Seluruh peserta yang hadir merupakan anggota Majelis Taklim (MT) Mumtaza Syahla Sokaraja, yang sekaligus merupakan wali siswa dari TK PGRI Sokaraja.

Dalam pemaparannya, M. Syaiful Abidin menekankan pentingnya memahami esensi ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebagai momentum untuk mengikis sifat egois dan meningkatkan kepedulian antar sesama manusia.

“Iduladha dan ibadah kurban mengajarkan kita tentang totalitas ketaatan kepada Allah SWT serta pentingnya berbagi dengan sesama. Kami berharap, melalui penyuluhan ini, para orang tua dapat menanamkan nilai-nilai keikhlasan dan semangat berbagi tersebut sejak dini kepada anak-anak di lingkungan keluarga,” ujar Syaiful di sela-sela materinya.

Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari pihak penyelenggara dan para peserta. Kehadiran penyuluh agama dinilai memberikan pencerahan yang segar dan aplikatif dalam kehidupan rumah tangga.

Khusnul Khotimah, selaku Ketua MT Mumtaza Syahla Sokaraja yang sekaligus menjabat sebagai Kepala TK PGRI Sokaraja, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas sinergi yang terjalin dengan KUA Pagentan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Syaiful atas ilmu yang disampaikan. Bimbingan ini sangat bermanfaat bagi para wali siswa kami, terutama dalam mempersiapkan mental dan spiritual keluarga untuk menyambut Hari Raya Kurban. Semoga kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut di masa mendatang,” ungkap Khusnul.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif seputar fikih kurban dan doa bersama untuk keberkahan lingkungan Desa Sokaraja. 

(msa/azd)

Skip to content