Sambut Ramadan, Penyuluh Agama KUA Mandiraja Bersinergi dengan Pemerintah Desa dan Tokoh Masyarakat Desa Blimbing

Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka mempersiapkan datangnya bulan suci Ramadan, Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja, Dian Setiadi, ikut serta dalam kegiatan koordinasi dan persiapan bersama perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat Desa Blimbing, Kecamatan Mandiraja, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Blimbing sebagai pusat koordinasi masyarakat desa.

Kegiatan tersebut bertujuan membangun sinergi lintas elemen masyarakat guna menciptakan suasana Ramadan yang kondusif, tertib, dan sarat nilai-nilai keagamaan. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Blimbing, Slamet Riyadi, serta tokoh masyarakat Zaenudin, yang bersama-sama membahas persiapan kegiatan keagamaan, pengelolaan agenda sosial, dan penguatan kerukunan masyarakat selama Ramadan.

Penyuluh Agama KUA Mandiraja, Dian Setiadi, menyampaikan bahwa keterlibatan seluruh unsur masyarakat menjadi kunci agar pelaksanaan ibadah dan kegiatan sosial keagamaan selama Ramadan dapat berjalan tertib, khusyuk, dan memberi dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat.

“Ramadan adalah momentum strategis untuk memperkuat iman, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Sinergi antara penyuluh agama, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat menjadi kunci agar kegiatan Ramadan berjalan tertib dan bermakna,” ujar Dian Setiadi.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah agenda penting, antara lain penguatan kegiatan tadarus Al-Qur’an, pelaksanaan salat tarawih dan witir berjamaah, pengelolaan kegiatan sosial keagamaan, serta upaya menjaga ketertiban dan kerukunan masyarakat di desa selama bulan suci.

Kepala Desa Blimbing, Slamet Riyadi, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Penyuluh Agama KUA Mandiraja dalam mendampingi masyarakat desa. Menurutnya, pendampingan tersebut sangat membantu pemerintah desa menyiapkan program keagamaan yang terarah dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.

“Kami menyambut baik sinergi ini. Kehadiran penyuluh agama memberikan penguatan dan arahan keagamaan sehingga persiapan Ramadan di Balai Desa Blimbing dapat berjalan lebih terencana dan kondusif,” tutur Slamet Riyadi.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Blimbing, Zaenudin, menilai bahwa kebersamaan antara unsur pemerintah desa, BPD, dan tokoh masyarakat dengan penyuluh agama merupakan modal penting dalam menjaga keharmonisan sosial selama bulan suci.

Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama KUA Mandiraja menegaskan kembali perannya sebagai pendamping dan penggerak kehidupan keagamaan masyarakat. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menghadirkan suasana Ramadan yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan di Desa Blimbing, sekaligus memperkuat peran Kementerian Agama dalam membina kehidupan beragama yang harmonis hingga tingkat desa. 

(ds/m,azd)