Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat yang sedang menjalani perawatan kesehatan, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Karangkobar, Duwi Rohman dan Adib Zuhri, melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani Islam (Bimrohis) pada Selasa (28/4/2026), bertempat di Puskesmas Karangkobar.
Kegiatan ini diikuti oleh pasien rawat inap beserta keluarga pendamping, pasien ibu nifas, dan ibu hamil yang berada di lingkungan Puskesmas Karangkobar. Bimrohis dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan spiritual guna memberikan ketenangan batin, motivasi keagamaan, serta penguatan iman bagi pasien yang sedang menghadapi ujian sakit.
Dalam penyampaian materi bertema “Hikmah Ujian Sakit dalam Perspektif Islam”, para pasien diajak memahami bahwa sakit bukan sekadar penderitaan, melainkan juga sarana penghapus dosa, pengangkat derajat, dan jalan mendekatkan diri kepada Allah Swt.
“Sakit bukan hanya ujian, tetapi juga jalan bagi seorang hamba untuk kembali mendekat kepada Allah. Selama dijalani dengan sabar dan penuh tawakal, insyaAllah setiap rasa sakit akan bernilai pahala di sisi-Nya,” tutur Duwi Rohman dalam tausiyahnya.
Selain itu, Adib Zuhri mengingatkan pentingnya menjaga ibadah meskipun dalam keadaan sakit.
“Meskipun sedang sakit, hendaknya kewajiban shalat tetap dijaga semampunya. Jika tidak mampu berdiri maka boleh dengan duduk, jika tidak mampu duduk maka boleh dengan berbaring. Islam memberi kemudahan tanpa menghilangkan kewajiban,” jelasnya.
Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian tausiyah secara langsung dari ruang ke ruang pasien, pendekatan personal, dialog singkat, serta doa bersama yang dipimpin oleh Adib Zuhri. Dalam doa tersebut dipanjatkan permohonan agar Allah Swt memberikan kesembuhan, kekuatan, dan ketabahan kepada seluruh pasien.
“Allahumma Rabban-nas, adzhibil ba’sa, isyfi anta Asy-Syafi, la syifa’a illa syifa’uka, syifa’an la yughadiru saqama.”
Melalui kegiatan ini, KUA Karangkobar berharap dakwah dan pelayanan keagamaan dapat terus hadir secara nyata di tengah masyarakat, termasuk di ruang-ruang perawatan, sebagai penguat hati bagi mereka yang sedang diuji dengan sakit.
(dr/azd)







