Banjarnegara (Humas) – Kolaborasi harmonis antara lembaga keagamaan dan pemerintahan desa kembali terjalin di Kecamatan Bawang. Muhammad Fajri Mubarok, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Bawang, secara resmi ditunjuk sebagai rohaniawan dan pembaca do’a pada acara Pelantikan Perangkat Desa Bandingan.(03/10)
Acara yang berlangsung khidmat di Aula Balai Desa Bandingan ini menunjukkan sinergi positif dalam memperkuat integritas moral dan spiritual aparatur desa. Keterlibatan PAI dalam kegiatan resmi pemerintahan desa menjadi bukti nyata bahwa aspek keagamaan diintegrasikan dalam setiap langkah pengabdian publik.
Penguatan Integritas Melalui Peran Rohaniawan
Peran Muhammad Fajri Mubarok dalam pelantikan ini lebih dari sekadar memimpin do’a penutup. Sebagai rohaniawan, ia bertanggung jawab memberikan nasihat spiritual yang menekankan pentingnya kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab. Ini merupakan wujud pelayanan publik keagamaan dari Kementerian Agama kepada pemerintah daerah dan masyarakat.
Kepala KUA Kecamatan Bawang, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa penugasan PAI adalah bagian dari dukungan penuh KUA terhadap pembangunan dan tata kelola desa yang berlandaskan nilai-nilai agama.
“Penugasan PAI di setiap acara resmi desa adalah bentuk komitmen KUA dalam memastikan bahwa pelayanan publik didasari oleh moralitas dan keimanan. Kami ingin perangkat desa bekerja tidak hanya berdasarkan aturan, tetapi juga berdasarkan hati nurani yang bersih,” ujar beliau.
Amanah dan Harapan untuk Pelayanan Terbaik
Sementara itu, Muhammad Fajri Mubarok, dalam sesi do’a dan wejangannya, menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan dan masyarakat. Ia berharap perangkat desa yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi.
“Jabatan bukanlah sekadar kedudukan, tetapi perjanjian suci dengan rakyat dan Allah SWT. Do’a kami adalah agar Bapak/Ibu sekalian dianugerahi kekuatan, kejujuran, dan kebijaksanaan untuk menjadi pelayan masyarakat yang mengedepankan kemaslahatan di atas kepentingan pribadi,” tegas Fajri Mubarok.
Kehadiran PAI KUA Bawang dalam pelantikan tersebut menutup rangkaian acara dengan suasana religius, memberikan motivasi spiritual yang mendalam bagi para perangkat desa yang baru untuk memulai tugas pengabdian mereka. (mfm)







