Banjarnegara – DA dan MI Cokroaminoto Kincang menyelanggarakan kegiatan parenting, yang diikuti oleh wali murid DA dan MI kelas 1 sampai 3. Wali murid sangat antusias dalam mengikuti kegitan tersebut. (22/07/25)
Dalam sambutannya, Pengawas RA/MI Kecamatan Rakit, Taufik Qurochman menyampaikan pentingnya kegiatan parenting. Parenting adalah proses pengasuhan dan pendidikan anak oleh orang tua atau wali yang mencakup aspek fisik, emosional, sosial, intelektual, dan spriritual.
”Jadi, parenting ini bukan sekedar merawat, tapi juga membimbing anak agar tumbuh menjadi individu yang sehat, mandiri, dan berkarakter. Dalam parenting juga penting untuk memahami kebutuhan dan tahap perkembangan anak untuk memberikan dukungan yang tepat,” ungkapnya
Narasumber, Suprikhatin memaparkan bahwa orang tua harus jadi tauladan anak untuk membangun kebiasaan yang baik. Sebab, kebiasaan baik itu tidak bisa terbentuk dalam semalam, tetapi melalui proses berulang dan konsisten. Dengan kebiasaan baik ini bisa membantu anak untuk mengembangkan disiplin, empati, dan kemampuan mengambil keputusan.
”Hal ini yang menjadi fondasi penting dalam membentuk pribadi yang bertanggungjawab, beretika, dan mandiri di masa depan yang membutuhkan sinergi dari pihak orang tua dengan sekolah/madrasah,” tegasnya
”Mengapa perlu sinergi? tanyanya
Karena anak belajar di dua lingkungan utama, yaitu lingkungan rumah dan sekolah. Yang butuh konsisten nilai, aturan, dan dukungan, sehingga terbentuk karakter dan akademik anak yang baik. Sinergi ini sering menjadi tantangan orang tua yang terkendala waktu, kurangnya keterbukaan antara sekolah dan orang tua, perbedaan pandangan dalam mendidik, serta faktor teknologi saat ini yang semakin canggih.
”Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dibutuhkan kerjasama orang tua dengan pihak sekolah, diantaranya dengan membuat jadwal komunikasi rutin, menghadiri kegiatan sekolah, menciptakan forum diskusi antara orang tua dan guru, sehingga fokus pada “The best interest of the child” yang artinya “kepentingan terbaik bagi anak” jelasnya
Suprikhatin juga menyampaikan pentingnya peran orang tua dan guru selain untuk mengasah kecerdasan juga menumbuhkan budi pekerti dalam kehidupan sehari-hari melalui metode ACB, yaitu Ajarkan, Contohkan, Biasakan. Disini orang tua dan guru memegang peranan penting dalam membentuk karakter anak melalui contoh dan bimbingan yang konsisten. (ur)







