Banjarnegara (Humas) — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Kantor Urusan Agama (KUA) Karangkobar menggelar pengajian bertema “Syaban, Bulan Persiapan Menuju Ramadhan” di Masjid Baiturrahim, Dusun Galaran, Desa Binangun, pada Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini diikuti jamaah Majelis Taklim Baiturrahim dengan penuh antusias dan suasana yang khidmat.
Pengajian tersebut dihadiri tiga Penyuluh Agama Islam KUA Karangkobar, yakni Duwi Rohmah, Amat Zuhri, dan Adib. Majelis Taklim Baiturrahim sendiri diketahui telah berjalan secara rutin selama lima tahun, sejak akhir tahun 2021, dan menjadi wadah pembinaan keagamaan yang istiqamah bagi masyarakat Dusun Galaran dan sekitarnya.
Materi pengajian disampaikan oleh Penyuluh Agama Amat Zuhri, yang menekankan pentingnya bulan Syaban sebagai waktu mempersiapkan diri sebelum memasuki Ramadhan.
“Syaban adalah bulan persiapan. Jangan sampai kita masuk Ramadhan dengan hati yang masih kotor oleh iri, dengki, dan permusuhan,” tegasnya. Ia menambahkan, persiapan Ramadhan tidak cukup secara fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan pembersihan hati dan penguatan ibadah.
“Jika batin kita siap, insyaAllah ibadah Ramadhan akan lebih khusyuk, ringan, dan penuh keberkahan,” lanjutnya.
Selanjutnya, Penyuluh Agama Adib menyampaikan materi tentang keutamaan malam Nisfu Sya’ban. Ia mengajak jamaah untuk memperbanyak doa, istighfar, serta membaca Surat Yasin tiga kali dengan niat memohon keberkahan umur, kelapangan rezeki yang halal, dan husnul khatimah.
“Malam Nisfu Sya’ban adalah malam ampunan. Mari manfaatkan dengan doa terbaik dan saling memaafkan agar hati kita bersih saat menyambut Ramadhan,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif. Jamaah tampak antusias mengikuti pengajian hingga sesi diskusi. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah mengenai pelaksanaan sholat tasbih pada malam Nisfu Sya’ban, yang dijawab oleh para penyuluh dengan penjelasan yang bijak dan menenangkan, sesuai tuntunan ulama.
Melalui pengajian ini, KUA Karangkobar berharap masyarakat semakin siap menyambut Ramadhan dengan iman yang kuat, ilmu yang cukup, dan semangat ibadah yang meningkat.
(dr/azd)
