Tanamkan Seni Baca Al Qur’an Wujudkan Generasi Qur’ani

Madukara – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama Madukara Muhammad Hidayatulloh, berikan motivasi Remaja Masjid Kutayasa pada kegiatan pelatihan tilawatil al qur’an sebagai wujud tingkatkan kesadaran membaca al qur’an dengan ilmu tajwid dan seni sesuai tuntunan (01/8).

“Penyuluh Agama Islam memiliki peran penting dalam memotivasi belajar tilawah Al-Qur’an, baik secara langsung maupun tidak langsung. Peran sebagai fasilitator, motivator, dan edukator dalam upaya meningkatkan minat dan kemampuan masyarakat dalam membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an,” ujarnya.

Sementara itu Muhammad Hidayatulloh menyampaikan bahwasannya peran konkret Penyuluh Agama Islam dalam memotivasi belajar Tilawah Al-Qur’an yakni penyampaian informasi dan pengetahuan, memfasilitasi kegiatan belajar mengajar, membangun komunitas pembelajar, kolaborasi dengan pihak terkait seperti halnya mengadakan pelatihan tajwid, tahsin, dan
tilawatil Al-Qur’an bagi berbagai kelompok usia dan tingkat kemampuan.

‘’Eksistensi Penyuluh Agama Islam dalam menjalin kerjasama dengan berbagai pihak terkait, seperti tokoh agama, guru, dan orang tua, untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembelajaran Al-Qur’an. Selain itu Penyuluh agama juga memberikan motivasi dan dorongan kepada masyarakat untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan mengapresiasi terhadap kemajuan yang dicapai’’, ujarnya.

“Tilawatil Quran adalah seni membaca Al-Quran dengan tartil, tajwid, dan lagu yang indah. Tilawah bukan hanya membaca, tetapi juga melibatkan pemahaman makna ayat-ayat Al- Quran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari”. Ujar Halim (Juara 1 Cabang Tilawatil Qur’An Tingkat Kabupaten Banjarnegara).

Kegiatan pelatihan Tilawatil Qur’an disampaikan langsung oleh Ustadz Halim secara konsisten setiap hari jum’at pukul 16.00 di ikuti remaja masjid putra putri yang bertempat di Masjid Ash Shadiqin Kutayasa Madukara .(mht/azd)

Skip to content