Banjarnegara (Humas) – Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai kegiatan Gerakan Keluarga Maslahat (GKM) yang digelar di Gedung Madin Muhammadiyah Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, pada Kamis (16/10). Salah satu momen menarik dalam kegiatan tersebut adalah penampilan “Tepuk Sakinah” yang dipimpin langsung oleh Retno Purnawati, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara.
Sekitar 50 peserta yang hadir tampak antusias mengikuti setiap gerakan Tepuk Sakinah dengan semangat dan wajah penuh gembira. Suasana menjadi semakin hidup ketika Retno memandu peserta untuk melakukan gerakan tepuk sambil melafalkan lirik-lirik edukatif yang menggambarkan nilai-nilai dalam membangun keluarga sakinah.
Retno menjelaskan bahwa Tepuk Sakinah merupakan sebuah trend edukatif yang sedang viral di berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan keluarga. Gerakan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai dasar dari pilar keluarga sakinah, yang meliputi unsur berpasangan, janji kokoh, saling cinta, saling ridho, dan musyawarah.
“Melalui tepuk sakinah ini, kita tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga belajar dan mengingat kembali nilai-nilai penting dalam membina keluarga yang harmonis dan diridhai Allah SWT,” tutur Retno di sela-sela kegiatan.
Para peserta, yang mayoritas merupakan warga Desa Gumiwang, menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Mereka menilai bahwa metode seperti Tepuk Sakinah sangat efektif untuk menyampaikan pesan moral dan keagamaan dengan cara yang ringan, menyenangkan, namun tetap bermakna.
Kegiatan Gerakan Keluarga Maslahat sendiri merupakan salah satu program Kementerian Agama melalui KUA yang bertujuan membangun ketahanan keluarga dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam rumah tangga. Melalui pendekatan kreatif seperti Tepuk Sakinah, diharapkan masyarakat semakin memahami dan mengamalkan prinsip-prinsip keluarga sakinah dalam kehidupan sehari-hari.
(rp, azd)







