Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, MTs Negeri 1 Banjarnegara turut serta dalam lomba gerak kreasi tingkat Kecamatan Banjarnegara dengan mengusung tema lingkungan. Tim yang beranggotakan tujuh siswa kelas 9 ini tengah menjalani persiapan intensif di bawah bimbingan Yuliana Rahmanti, guru matematika dan pembina kegiatan ekstrakurikuler madrasah.
Peserta dalam tim ini terdiri dari Jauza Qurrota A’yun (9D), Jelita Griselda (9D), Faizah Aufa Geta Maharani (9D), Jesika Indriyani (9F), Kenzuraida Ananta Jasmine (8E), Rosyana Zahwa Kamila (8D), & Husna Dzihni Meirin (8A). Mereka merupakan siswa-siswi pilihan yang memiliki bakat dan minat kuat di bidang seni gerak dan tari kreasi.
Yuliana Rahmanti menjelaskan bahwa gerak kreasi tahun ini dirancang dengan pendekatan tematik yang mengangkat kepedulian terhadap lingkungan hidup.
“Kami ingin menghadirkan sebuah pertunjukan yang tidak hanya menampilkan estetika gerak, tetapi juga membawa pesan edukatif. Tema lingkungan ini kami angkat sebagai bentuk refleksi dari keprihatinan terhadap isu-isu seperti pencemaran, sampah plastik, dan pemanasan global. Melalui gerak dan ekspresi, anak-anak kami arahkan untuk menyampaikan harapan dan ajakan akan gaya hidup ramah lingkungan,” terang Yuliana.
Persiapan sudah dimulai sejak awal Agustus dengan latihan rutin empat kali dalam seminggu. Setiap sesi latihan dilaksanakan setelah jam pelajaran usai dan terkadang dilanjutkan pada akhir pekan untuk pemantapan teknik, ekspresi, hingga sinkronisasi antarpersonel tim.
Wakil Kepala Urusan Kesiswaan, Ikhsanudin, menyampaikan apresiasinya atas semangat para siswa dan pendamping.
“Kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya mengembangkan kemampuan seni dan kerja tim, tetapi juga menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami dari pihak madrasah memberikan dukungan penuh, baik secara moral maupun fasilitas, agar anak-anak tampil maksimal dan membanggakan nama MTs Negeri 1 Banjarnegara di tingkat kecamatan,” ujarnya.
Menurut Ikhsanudin, keterlibatan siswa dalam lomba semacam ini menjadi bagian penting dari pendidikan karakter yang terintegrasi dalam kegiatan kesiswaan.
“Lewat seni dan budaya, anak-anak belajar mengaktualisasikan potensi diri sekaligus menyuarakan pesan sosial,” tambahnya.
Salah satu peserta, Jauza Qurrota A’yun dari kelas 9D, mengungkapkan rasa bangga bisa menjadi bagian dari tim gerak kreasi tahun ini.
“Kami belajar banyak, tidak hanya gerak tari tapi juga kerja sama, disiplin, dan menghargai waktu. Tema lingkungan membuat kami lebih sadar akan pentingnya menjaga bumi. Kami juga membuat properti dari bahan bekas yang kami daur ulang sendiri,” tutur Jauza.
Senada dengan itu, Rosyana Zahwa Kamila dari kelas 8D menambahkan bahwa mengikuti lomba ini memberinya semangat baru menjelang peringatan kemerdekaan.
“Kami ingin tampil total dan memberikan yang terbaik. Menari dengan membawa pesan lingkungan membuat kami merasa punya misi, bukan sekadar lomba. Kami berharap bisa menyampaikan pesan itu kepada para penonton nanti,” katanya penuh semangat.
Tim ini akan tampil dalam lomba yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Agustus di halaman Kantor Kecamatan Banjarnegara, bersaing dengan perwakilan dari berbagai sekolah lain se-kecamatan. Selain aspek teknik gerak, juri juga akan menilai kreativitas, kesesuaian tema, kekompakan tim, serta pesan yang disampaikan dalam pertunjukan.
Menjelang hari H, suasana latihan semakin semarak. Musik, properti, dan kostum sudah disiapkan dengan matang. Tim optimis dapat memberikan penampilan yang mengesankan dan sarat makna.
Dengan persiapan yang matang, semangat juang yang tinggi, serta dukungan dari madrasah, tim gerak kreasi MTs Negeri 1 Banjarnegara siap menorehkan prestasi dan menyuarakan pentingnya menjaga lingkungan hidup dalam semarak perayaan HUT RI ke-80. (Fy/La)







