Banjarnegara (Humas) – Upaya memperkuat pembinaan mental dan spiritual umat terus konsisten dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan. Melalui Penyuluh Agama Islam, Sutrisno, KUA Pagentan menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan yang bertempat di Majelis Taklim Miftahul Jannah, Desa Pagentan, pada Selasa (22/9/2026).
Kegiatan penyuluhan yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh 25 orang peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota majelis taklim setempat. Mengangkat tema “Perbanyak Amal Saleh”, materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya konsistensi dalam menjalankan kebaikan serta mengoptimalkan usia untuk beribadah.
Dalam pemaparannya, Sutrisno, menekankan bahwa amal saleh tidak hanya terbatas pada ibadah ritual belaka, melainkan mencakup seluruh perbuatan baik yang membawa manfaat bagi sesama dan diridhai oleh Allah SWT.
“Amal saleh merupakan bekal utama kita dalam mengarungi kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak. Menjaga niat yang ikhlas dan terus berupaya meningkatkan kualitas ibadah, baik yang bersifat mahdhah maupun sosial, adalah kunci agar hidup kita bernilai di hadapan Allah SWT,” ujar Sutrisno di hadapan para jamaah.
Kehadiran penyuluh agama dari KUA Pagentan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari pihak majelis taklim. Antusiasme jamaah terlihat dari keseriusan mereka dalam menyimak setiap poin materi yang disampaikan sepanjang kegiatan berlangsung.
Ketua Majelis Taklim Miftahul Jannah, Suyono, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas bimbingan rutin yang diberikan oleh pihak KUA Pagentan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Pak Sutrisno yang senantiasa setia mendampingi dan memberikan pencerahan kepada jamaah kami. Tausiyah mengenai perbanyak amal saleh ini menjadi pengingat yang sangat berharga bagi ibu-ibu di sini agar semakin semangat dalam beribadah dan menebar kebaikan di lingkungan sekitar,” tutur Suyono.
Melalui kegiatan pembinaan berkala ini, KUA Pagentan berharap kehadiran penyuluh agama Islam dapat terus membawa dampak positif, mempererat tali silaturahmi, serta menguatkan pemahaman keagamaan masyarakat di wilayah Desa Pagentan dan sekitarnya.
(3S/azd)
