Banjarnegara – Kegiatan Haflah Khotmil Qur’an Metode Qiraati TPQ Joyokusumo yang diselenggarakan pada Sabtu, (4/4/2026), di Halaman Masjid Baitul Falah Parakancanggah berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB meluluskan 29 santri TPQ Joyokusumo yang telah melalui proses belajar panjang metode qiraati. Santri tersebut merupakan santri atau murid MI Maarif Al Falah Joyokusumo atau bisa dikenal dengan MIMAU Joyokusumo. Karena MIMAU memadukan kurikulum Madrasah dengan TPQ Metode Qiraati.
Acara ini dihadiri oleh Team Korcab Qiraati, Forkompinca, Lurah, RT dan Ketua Yayasan Salafiyah Joyokusumo, Jajaran Korcam, Kepala TPQ, Wali Khatam, Wali Santri, dan warga sekitar. Acara dimulai dengan pembukaan prosesi khotmil qur’an yang dibacakan serentak surah adh dhuha s.d Al Fatihan ditutup doa oleh Fida, salah satu peserta khotmil dengan nilai tertinggi.
Setelah khotmil, dilanjutkan pembacaan Tahlil Qasar yang dipimpin Kyai Rifa’i sebagai bentuk syukur atas keberhasilan santri menyelsaikan pembelajaran. Prosesi ini berlangsung khidmat diikuti peserta khotmil dan para hadirin.
Setelah itu, dilanjut sambutan pertama Ketua TPQ Joyokusumo, Wahyul Khomisah yang menyampaikan rasa bahagia atas keberhasilan santri dalam menyelesaikan pembelajaran metode qiraati.
“Alhamdulillah kami sangat bahagia atas keberhasilan para santri dalam menyelesaikan pembelajaran metode qiraati yang melalui proses panjang, semoga kelulusan ananda semua dapat memotivasi untuk yang lainnya,” sambutnya.
Sambutan kedua oleh Ketua Yayasan Salafiyah Joyokusumo, Nur Said menyampaikan motivasi belajar Al-Qur’an yang tidak mengenal usia.
“Kami sangat bangga kepada santri TPQ Joyokusumo yang membuktikan belajar Al-Qur’an tidak mengenal usia baik muda maupun tua kita harus belajar Al-Qur’an meskipun kesulitan,” jelasnya.
Dilanjut, Imtihan Terbuka yang merupakan prosesi menguji kemampuan santri setelah belajar qiraati, dipimpin oleh Ustadz Nurlaelan. Ujian dimulai dari peserta menghafal serentak materi qiraati, kemudian satu persatu dari 29 peserta akan diuji oleh para hadirin secara acak. Satu persatu pertanyaan diberikan kepada peserta. Dengan penuh semangat dan yakin para peserta dapat menjawab seluruh pertanyaan yang berikan.
Tiba dipuncak acara yaitu penerimaan syahadah bagi para peserta yang berhasil menyelesaikan tahapan pembelajaran dan imtihan terbuka. Para peserta didampingi oleh orang tua mereka berjalan menuju panggung untuk menerima syahadah. Momen haru dan bangga menjadi bukti atas pencapaian mereka berjuang menyelesaikan pembelajaran selama ini. Setelah penerimaan syahadah dilanjut sungkeman oleh para peserta kepada ustadz ustadzah sebagai bentuk rasa terima kasih atas bimbingan dan kasih sayang yang diberikan.
Kemudian dilanjut prakata dari Wali Khatam, Kyai Syukron menyampaikan pentingnya mempelajari Al-Qur’an karena Al-Qur’an nantinya menjadi teman kita dan motivasi kepada semua atas pencapaian santri TPQ Joyokusumo yang telah lulus metode qiraati.
Acara diakhiri Mau’idzoh Hasanah oleh Ketua Korcab Metode Qiraati Banjarnegara, Nyai Durrotun Nafisah. Beliau menyampaikan semangat belajar Al-Qur’an dan jangan sampai menjadi orang yang bangkrut diakhirat karena suka mendzalimi orang lain. Setelah itu dilanjutkan doa dipimpin oleh Kyai Tajuddin Ahmad untuk memohon keberkahan dan petunjuk dari Allah SWT.
Dengan terlaksanannya Haflah Khotmil Qur’an Metode Qiraati Ke-11 TPQ Joyokusumo dapat terus melahirkan santri-santri yang berkualitas, berakhlak mulia, dan mengamalkan ilmu agama dalam kehidupan sehari-hari. (RF).







