Workshop Pembuatan Video Pembelajaran Dengan Kinemaster Bagi Guru RA Di Kecamatan Bawang

Banjarnegara – Pimpinan Cabang Ikatan Guru Raudlatul Athfal (PC IGRA) Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan kegiatan Workshop membuat Video pembelajaran menggunakan Smartphone dan aplikasi KineMaster bagi guru Raudlatul Athfal Kecamatan Bawang yang dilaksanakan pada hari Senin (22/2), kegiatan tersebut bertempat di Saung Mansur Banjarnegara. Peserta workshop terdiri dari 20 orang perwakilan guru dari 25 lembaga.

Kegiatan dibuka oleh Sri Harliyati selaku Pengawas Madrasah Kec. Bawang. Dalam sambutannya beliau menyatakan bahwa guru RA saat ini harus bisa beradapatasi dengan teknologi.

 “Guru RA harus kreatif dan inovatif dalam melaksanakan pembelajaran online di masa pandemi dengan memanfaatkan dan selalu update terhadapperkembangan iptek sehingga dalam melaksanakan pembelajaran online selalu menyenangkan siswa,” ungkapnya.

Lebih lanjut beliau mengungkapkan bahwa tantangan Guru RA pada era abad 21 serba digital adalah harus menguasai keterampilan teknologi informasi dan komunikasi sehingga tugas-tugas guru khususnya menyampaikan materi pembelajaran secara online akan menyenangkan dan bisa terlaksana secara efektif, efisien, dan, berbobot. Apalagi sampai saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung yang menuntut kreatifitas dan inovasi para guru RA dalam melaksanakan pembelajaran  online/daring maka media pembelajaran pun harus disesuaikan dengan tema pembelajaran.

Beliau menyatakan bahwa kegiatan workshop ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Penilaian Kinerja Guru dalam Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

Adapun target dari kegiatan workshop adalah semua guru RA Kec. Bawang Kab. Banjarnegara memiliki kompetensi membuat video pembelajaran menggunakan smartphone dan aplikasi KineMaster.

Arianto selaku nara sumber pada workshop ini menyatakan materi workshop ini terdiri dari 7 materi yaitu pengenalan aplikasi Kinemaster, membuat video tematik, impor video dan gambar, menambahkan efek animasi, menambahkan teks, memasukkan sound dan music, mengekspor ke MP4.

“Peserta workshop semangat dan luar biasa, walaupun dalam kondisi pandemi tidak menyurutkan niat untuk belajar membuat video pembelajaran,” ungkapnya. Lebih lanjut ia menambahkan hasil dari kegiatan workshop membuat video pembelajaran  ini, sekitar  85% peserta mampu menguasai semua materi dan  15% peserta baru menguasai 4 materi.

Pada akhir kegiatan salah satu peserta workshop, Reni Susriyanti guru BA Aisyiyah 1 Bawang mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah setelah mengikuti kegiatan workshop pembuatan video pembelajaran menggunakan KineMaster ini bisa menambah ilmu, motivasi dan wawasan untuk terus belajar menggunakan media sosial dan sangat bermanfaat dalam kegiatan pembelajaran secara online.’’ ujarnnya