Banjarnegara (Humas) – Di tengah padatnya aktivitas sebagai Penyuluh Agama Islam Pandanarum dan penggiat kegiatan sosial kemasyarakatan yaitu Febri Imawan, menjalankan amanah besar dari Baznas Banjarnegara: menyalurkan zakat konsumtif kepada warga yang membutuhkan.
Zakat tersebut merupakan bagian dari Baznas Kabupaten Banjarnegara untuk membantu masyarakat kurang mampu, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Febri mendapat tugas untuk menyalurkan zakat di Desa Pandanarum, dengan jumlah penerima sebanyak lima orang.
Meskipun zakat telah sampai di tangan para penyuluh sejak Kamis, 7 Agustus 2025. Febri baru bisa melaksanakan penyaluran pada Selasa, 12 Agustus 2025. Bukan karena kurangnya niat, melainkan karena berbagai kesibukan yang harus ia tangani sebagai penyuluh agama, mulai dari pembinaan keagamaan, mengisi kegiatan di TPQ hingga turut aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan di desa.
“Terkadang, tugas sebagai penyuluh bukan hanya soal dakwah di atas mimbar. Kami juga harus hadir dalam kehidupan masyarakat, mendampingi mereka di berbagai lini, baik sosial maupun spiritual. Itu yang membuat waktu terasa begitu singkat,” ungkap Febri saat ditemui di sela penyaluran.
Keterlambatan beberapa hari tersebut tidak menyurutkan rasa syukur para penerima zakat. Justru, kehadiran Febri yang datang langsung ke rumah-rumah warga memberikan sentuhan personal yang lebih bermakna. Salah satu penerima, Jawari Bona yang tinggal seorang diri tampak terharu menerima bantuan tersebut.
“Alhamdulillah, meskipun telat sedikit, saya tetap sangat bersyukur. Sekarang bisa beli beras, minyak, dan kebutuhan harian. Saya juga senang karena Pak Febri datang langsung, ngajak ngobrol juga. Jadi merasa diperhatikan,” ucapnya haru.
Penyaluran di Desa Pandanarum hari itu berjalan lancar dan penuh kehangatan. Bukan sekadar membagikan zakat, Febri juga menyempatkan untuk memberikan nasihat keagamaan singkat, menguatkan semangat para penerima agar tetap tabah dan bersyukur dalam menjalani hidup. (ev, azd)







