Pembinaan ASN dan Sosialisasi Tabungan Pensiun, 20 PPPK MTsN 1 Banjarnegara Antusias Ikuti Kegiatan

Banjarnegara (Humas) – Sebanyak 20 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari MTs Negeri 1 Banjarnegara mengikuti kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus Sosialisasi Tabungan Pensiun bagi PPPK yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara pada Selasa (26/8/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banjarnegara beserta jajaran, serta perwakilan dari Bank BJB sebagai pemateri tabungan pensiun.

Acara dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan agenda pembinaan ASN, penandatanganan dokumen perjanjian kerja bagi PPPK tahap I tahun anggaran 2024, dan diakhiri dengan sosialisasi terkait tabungan pensiun yang diperuntukkan bagi PPPK.

Dalam keterangannya, Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi seluruh PPPK yang baru saja bergabung. Menurutnya, pembinaan ASN bukan hanya rutinitas, tetapi momentum strategis untuk memperkuat pemahaman terkait kode etik, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam melayani masyarakat melalui dunia pendidikan.

“Kami bersyukur para PPPK dari MTsN 1 Banjarnegara dapat mengikuti kegiatan ini. Pembinaan ASN menjadi bekal penting agar setiap pegawai memahami hak, kewajiban, serta arah kebijakan pemerintah dalam penguatan mutu pendidikan. Dengan adanya sosialisasi tabungan pensiun, para PPPK juga lebih tenang karena masa depan kesejahteraan mereka sudah mulai dipersiapkan sejak dini,” ungkap Yatiman.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan PPPK di madrasah memberi energi baru dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, semangat dan dedikasi para PPPK semakin tinggi dalam mengabdi kepada madrasah dan bangsa,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Urusan Tata Usaha MTsN 1 Banjarnegara, Aida Wachdah Hikmawati, menyampaikan bahwa pihak tata usaha berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap para PPPK, baik dalam hal administrasi kepegawaian maupun pelayanan hak-hak mereka.

“Administrasi kepegawaian harus tertib dan jelas. Dengan adanya pembinaan ini, para PPPK dapat lebih memahami dokumen, aturan, serta kewajiban yang melekat pada status mereka sebagai ASN. Sosialisasi tabungan pensiun juga memberi gambaran nyata bahwa negara hadir untuk menjamin kesejahteraan pegawai hingga masa purna tugas,” jelas Aida.

Ia menambahkan bahwa seluruh jajaran tata usaha siap membantu jika ada kendala atau pertanyaan teknis terkait administrasi, sehingga PPPK bisa fokus menjalankan tugas di bidang pendidikan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para PPPK yang hadir. Salah satu peserta, Novia Fajriati Alqomar,  guru IPA MTsN 1 Banjarnegara, mengaku sangat terbantu dengan adanya penjelasan mengenai tabungan pensiun.

“Sebagai PPPK, kami sering bertanya-tanya bagaimana dengan jaminan masa depan setelah masa kontrak berakhir. Sosialisasi ini memberikan jawaban yang menenangkan, karena ternyata ada skema yang jelas untuk pensiun. Kami merasa lebih tenang dan fokus bekerja,” tuturnya.

Sementara itu, Fasial Yasin, tenaga kependidikan yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, menilai pembinaan ASN memberikan motivasi baru.

“Pembinaan ini membuka wawasan kami tentang pentingnya disiplin, integritas, serta komitmen dalam bekerja. Dengan adanya penandatanganan perjanjian kerja, kami semakin yakin untuk memberikan kontribusi terbaik bagi madrasah,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Pono Suhayitno, guru SKI  MTsN 1 Banjarnegara. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap PPPK.

“Kami merasa diperhatikan dan dihargai. Tidak hanya diberikan tugas, tetapi juga dibekali dengan pembinaan dan jaminan masa depan. Semoga hal ini semakin meningkatkan kinerja kami,” ucapnya.

Secara keseluruhan, kegiatan pembinaan ASN dan sosialisasi tabungan pensiun berjalan lancar, penuh antusias, dan sarat manfaat. Para PPPK MTsN 1 Banjarnegara pulang dengan membawa pemahaman baru tentang tugas, kewajiban, sekaligus jaminan kesejahteraan di masa mendatang.

Dengan pembinaan yang berkesinambungan, diharapkan para PPPK dapat terus meningkatkan kualitas kerja, menjaga loyalitas, dan berperan aktif dalam mewujudkan visi madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul di Banjarnegara. (Fy/La)

Skip to content