Banjarnegara (Humas) – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti kegiatan Pengajian Rutin Nasyiatul Aisyiyah Cabang Pandanarum yang digelar di Gedung IPHI Kecamatan Pandanarum. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari lima ranting Nasyiatul Aisyiyah se-Kecamatan Pandanarum dan menghadirkan dua narasumber utama, yakni Efatun Vaizah dan Turno. (19/9)
Pengajian ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang penguatan spiritual dan intelektual bagi para kader muda Aisyiyah. Dengan jumlah peserta yang cukup antusias, suasana pengajian berlangsung dinamis dan inspiratif.
Dalam sesi pertama, Turno membawakan materi bertema “Baiti Jannati” yang mengupas tentang pentingnya menjadikan rumah tangga sebagai surga yang damai dan penuh berkah. Ia menekankan bahwa keluarga adalah pondasi utama dalam membentuk masyarakat Islami. “Rumah tangga bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga tempat untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, kasih sayang, dan saling menghormati,” tutur Turno.

Sementara itu, Efatun Vaizah menyoroti pentingnya semangat berorganisasi bagi perempuan, khususnya kader Nasyiatul Aisyiyah. Dalam materinya, ia mendorong para peserta untuk terus aktif dalam kegiatan organisasi, karena melalui organisasi, perempuan dapat mengasah kemampuan, memperluas wawasan, serta memberi kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.
“Jangan pernah ragu untuk terlibat aktif. Perempuan yang berorganisasi dengan niat lillahi ta’ala akan menjadi pribadi yang bermanfaat dan mampu menghadirkan perubahan positif di lingkungannya,” tegas Efatun.
Pengajian rutin ini tak hanya menjadi ajang penguatan nilai-nilai keislaman, namun juga sebagai sarana membangun solidaritas antar ranting. Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, diselingi dengan tanya jawab dan diskusi singkat yang memperkaya wawasan mereka.
Ketua Cabang Nasyiatul Aisyiyah Pandanarum dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kontribusi para narasumber serta seluruh peserta. “Semoga semangat yang dibangun hari ini bisa terus tumbuh dan menjadi energi positif bagi gerakan perempuan muda Islam di Pandanarum,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar kegiatan semacam ini terus rutin dilakukan sebagai bagian dari pembinaan kader dan penguatan organisasi Nasyiatul Aisyiyah di tingkat akar rumput. (ev, azd)







