Menanam Nilai Ibadah Sejak Dini: Penyuluh Agama Pandanarum Ajak Wali Murid Tekuni Shalat Dhuha

Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran keagamaan di tengah masyarakat, Yulis selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum kembali melaksanakan kegiatan bimbingan dan kepenyuluhan kepada para wali murid TK PGRI Lengsar, yang berlokasi di Desa Lawen, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara. (08/10)

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu pagi, pukul 08.00 hingga 09.30 WIB, bertempat di Mushola Dusun Lengsar. Sebanyak kurang lebih 30 orang wali murid hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Suasana hangat dan akrab tercipta sejak awal, menandai pentingnya kegiatan pembinaan keagamaan yang menyasar kelompok orang tua siswa usia dini.

Dalam penyuluhannya, Yulis membawakan materi dengan tema “Keutamaan Shalat Dhuha”, yang disampaikan dengan bahasa sederhana, lugas, dan penuh makna. Ia menjelaskan bahwa Shalat Dhuha merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kesehatan, waktu luang, dan rezeki.

“Shalat Dhuha adalah ibadah ringan namun memiliki keutamaan luar biasa. Rasulullah SAW bersabda bahwa dua rakaat Dhuha setara dengan bersedekah atas seluruh sendi tubuh kita. Ini adalah bentuk syukur yang nyata, dan bisa dilakukan di sela-sela aktivitas pagi,” terang Yulis dalam pemaparannya.

Tidak hanya menjelaskan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan Hadis, Yulis juga memberikan contoh praktis bagaimana membiasakan diri dan keluarga, termasuk anak-anak, untuk mencintai ibadah sunnah sejak dini. Ia mengajak para wali murid untuk menjadi teladan bagi anak-anak mereka dalam hal kedisiplinan dan spiritualitas.

Para peserta terlihat sangat aktif selama kegiatan berlangsung. Mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman seputar pembiasaan ibadah dalam lingkungan keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga ruang berbagi dan penguatan komunitas.

Pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Mereka berharap pembinaan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkala agar dapat memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan, orang tua, dan tokoh agama dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini.

“Kami merasa sangat terbantu dengan kegiatan ini. Orang tua menjadi lebih terarah dan termotivasi dalam mendidik anak-anak mereka secara islami. Kami berharap Ibu Yulis bisa terus hadir dan mendampingi kami,” ujar salah satu guru TK PGRI Lengsar.

Kegiatan berakhir tepat pukul 09.30 WIB dengan suasana hangat dan penuh semangat. Para peserta pulang membawa tambahan ilmu dan motivasi untuk mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. (ev, azd)

Skip to content