Banjarnegara – Alun-alun Banjarnegara dipenuhi lautan putih dari ribuan santri, guru, dan tamu undangan yang hadir mengikuti Upacara Hari Santri Nasional 2025. Setelah upacara selesai, suasana menjadi haru dan penuh kekaguman ketika seorang siswa kecil turun di tengah alun-alun. Ia adalah M. Amirul Azkiya Said, siswa kelas 2B MI Al Fatah Banjarnegara, yang berhasil memukau ribuan peserta lewat penampilannya membawakan lagu religi berjudul “Wahdana”. (22/10)
Dengan busana putih bersih dan balutan sorban khas santri, Azki tampil penuh percaya diri di hadapan ribuan penonton. Lantunan suaranya yang lembut dan berirama syahdu membuat seluruh peserta terdiam menikmati setiap bait lagu. Lagu Wahdana yang berisi pujian kepada Allah SWT itu menggema indah di seluruh alun-alun, menghadirkan ketenangan dan rasa syukur di hati setiap pendengar.
“Saya deg-degan waktu mau turun ditengah alun-alun, tapi saya ingat pesan ustadzah untuk bernyanyi karena Allah. Akhirnya saya nyanyi sepenuh hati,” tutur Azki polos namun penuh makna setelah tampil.
Tepuk tangan meriah membahana sesaat setelah lagu berakhir. Banyak guru dan orang tua yang terharu melihat keberanian dan ketulusan Azki di tengah alun-alun seluas itu. Salah satu tamu undangan bahkan berkomentar kagum,
“Masya Allah… suaranya luar biasa merdu. Tidak menyangka anak kelas dua bisa tampil sehebat ini di tempat terbuka seluas ini,” tutur salah satu tamu undangan dengan kagum.
Guru pendamping MI Al Fatah, Avi, mengaku bangga atas penampilan siswanya tersebut.
“Azki adalah anak yang rajin dan punya bakat seni sejak kecil. Kami hanya membimbing, selebihnya dia tampil dengan ketulusan hati. Suaranya benar-benar menggetarkan,” ujarnya.
Kepala MI Al Fatah, Durotun Nafisah, juga memberikan apresiasi tinggi.
“Penampilan Azki menunjukkan bahwa santri kecil pun mampu membawa pesan dakwah melalui seni. Lagu Wahdana yang ia bawakan mengingatkan kita untuk selalu memuji kebesaran Allah dalam setiap langkah,” ungkapnya.
Penampilan M. Amirul Azkiya Said menjadi salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Banjarnegara. Suaranya yang jernih seakan menjadi gema semangat santri di langit Banjarnegara, lembut, tulus, namun penuh makna.(nas)







