Banjarnegara – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, PPL STIT Tunas Bangsa menggelar lomba paduan suara yang diikuti oleh seluruh kelas, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 dengan penuh semangat dan antusiasme dari para siswa di hari Selasa, 21/10.
Kelas 1 Bilingual turut serta dalam perlombaan tersebut dengan penuh keceriaan dan percaya diri. Setelah tahfidz dan qiro’ati, siswa kelas bilingual bersiap-siap untuk tampil lomba paduan suara hari santri, mereka mendapatkan no undi 4. Para siswa tampil membawakan lagu hari santri nasional dengan kompak disertai pengucapan lirik yang jelas serta ekspresi yang penuh semangat. Mereka menunjukkan keberanian dan kekompakan yang luar biasa.
Raisha sebagai dirigen menyampaikan bahwa ini merupakan pengalaman yang sangat berkesan baginya.
“Awalnya aku deg-degan, tapi setelah lagu dimulai, aku jadi semangat karena teman-teman mengikuti gerakanku dengan baik. Aku senang bisa memipin mereka, “ujarnya dengan senyum bangga.
Selain itu, penampilan kelas 1 bilingual semakin meriah dengan adanya tarian pengiring yang dibawakan oleh Miza, Aretha, Afta, dan Arka. Keempat siswa ini tampil menari dengan ceria mengikuti irama musik, sehingga membuat suasana paduan suara menjadi lebih hidup dan manarik perhatian juri.
Perpaduan antara paduan suara dan tarian menjadikan penampilan kelas 1 bilingual tampak kompak, kreatif, dan penuh semangat.
Guru kelas 1 bilingual, Nihri dan Nila menyampaikan rasa bangga atas usaha keras para siswa dalam berlatih dan tampil dalam lomba paduan suara. Menurut beliau berdua, lomba ini bukan hanya ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam bernyanyi, tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai cinta terhadap Hari Santri serta menguatkan rasa percaya diri, “ungkapnya.
Kapala MIFABARA, Durotun Nafisah mengapresiasi semangat seluruh peserta lomba, termasuk siswa kelas 1 bilingual yang telah menunjukkan penampilan terbaik mereka. Beliau berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan jiwa santri yang cinta pada agama, disiplin, serta memiliki semangat yang tinggi, “ungkapnya.
Dengan berakhirnya lomba paduan suara Hari Santri Nasional ini, siswa kelas 1 bilingual membawa pengalaman berharga yang akan menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan berprestasi di kesempatan mendatang. Semangat santri tetap berkobar, dan kelas 1 bilingual siap melangkah menuju prestasi berikutnya. (nih/nas)







