Calon Pengantin Asal Panggisari Jalani Bimbingan Perkawinan Mandiri di KUA Mandiraja

Banjarnegara (Humas) – Pasangan calon pengantin Manan Setiko dan Alfiatuz Zahra Zyafaah, warga Desa Panggisari, Kecamatan Mandiraja, mengikuti kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Mandiraja. (27/10)

Kegiatan ini dibimbing oleh Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja, Hendriyanto sebagai upaya memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman bagi calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Dalam bimbingan tersebut, penyuluh menyampaikan sejumlah materi penting, antara lain makna sakinah, mawaddah, dan rahmah, pentingnya komunikasi yang baik antar pasangan, serta cara mengelola perbedaan dan menjaga keharmonisan keluarga.

Hendri menegaskan bahwa bimbingan perkawinan mandiri ini merupakan salah satu langkah nyata KUA dalam mendukung pembentukan keluarga yang berkualitas.

“Kami berharap setiap pasangan yang akan menikah mendapatkan pemahaman yang utuh tentang pernikahan, tidak hanya dari sisi administrasi, tetapi juga kesiapan mental, spiritual, dan sosial,” tutur salah satu penyuluh agama usai kegiatan.

Pasangan Manan dan Alfiatuz tampak antusias mengikuti seluruh sesi bimbingan. Mereka menyambut baik kegiatan ini karena memberikan wawasan baru tentang kehidupan berumah tangga yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

“Kami merasa bersyukur bisa mengikuti bimbingan ini. Banyak hal yang ternyata belum kami pahami sebelumnya. Semoga apa yang kami pelajari bisa menjadi bekal dalam membangun keluarga yang sakinah,” ungkap Alfiatuz.

Kegiatan bimbingan perkawinan mandiri ini merupakan bagian dari program KUA Mandiraja dalam membina masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan pembinaan keluarga. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para calon pengantin semakin siap mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, yang menjadi pondasi kehidupan bermasyarakat yang kuat dan harmonis.

Skip to content