Drama “Masa Kecil Nabi”  Kelas 3B MIMUB , Warnai Deep Learning Festival: Wujud Cinta Siswa terhadap Rasulullah

Banjarnegara – Suasana haru dan bangga menyelimuti panggung Deep Learning Festival MI Miftahul Mubtadi’in (MIMUB) pada Selasa, 11 November 2025. Siswa kelas 3B tampil memukau lewat drama bertajuk “Masa Kecil Nabi: Wujud Cinta terhadap Rasul”, yang mengisahkan kejujuran Nabi Muhammad SAW sejak kecil. Pementasan ini merupakan hasil integrasi pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) yang dibimbing langsung oleh mahasiswa STIT Tunas Bangsa, Dhea, dalam rangka penelitian skripsinya.

Drama ini menampilkan kisah masa kecil Rasulullah dengan sentuhan pendidikan karakter tentang kejujuran dan keteladanan. Seluruh siswa kelas 3B tampil kompak memainkan perannya masing-masing. Izza, pemeran Aminah—ibu Nabi Muhammad SAW—mengaku telah berlatih sungguh-sungguh agar tampil maksimal.
“Sudah saya hafal dialognya berulang-ulang, semoga nanti tidak lupa,” ujarnya dengan semangat.

Sementara itu, Aiko yang berperan sebagai Halimah, ibu susu Nabi, sempat lupa dialog karena rasa grogi. “Saya tadi lupa sedikit karena sangat grogi, tapi alhamdulillah tetap bisa lanjut,” ungkapnya polos, disambut tepuk tangan penonton. Meski ada sedikit kendala, penampilan mereka tetap memikat dan penuh makna.

Dhea, mahasiswa pembimbing sekaligus pelatih drama, menyampaikan rasa bangganya terhadap hasil kerja keras siswa. “Untuk usia kelas tiga, penampilan mereka sudah luar biasa. Anak-anak bisa memahami nilai kejujuran Nabi dengan cara yang menyenangkan. Semoga jika ada kesempatan lagi, bisa tampil lebih baik,” ujarnya.

Rini, wali kelas 3B, juga turut memberikan apresiasi. “Selama sebulan terakhir, anak-anak belajar SKI dengan metode role play dan hasilnya benar-benar bermakna. Mereka tidak hanya tahu kisah Nabi, tapi juga meneladani sikap jujur dalam keseharian,” katanya.

Penampilan drama “Masa Kecil Nabi” ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa pembelajaran berbasis proyek dan integrasi nilai-nilai keagamaan dapat meningkatkan pemahaman siswa sekaligus menumbuhkan cinta kepada Rasulullah SAW melalui karya dan pengalaman belajar yang menyenangkan. (rs)

Skip to content