Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja kembali memperkuat sinergi lintas sektor dengan menggelar koordinasi terpadu bersama Puskesmas Mandiraja 1 dan Puskesmas Mandiraja 2. Koordinasi ini bertujuan memantapkan pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Binwin) Terpadu yang kini tidak hanya fokus pada aspek agama, tetapi juga kesehatan dan pencegahan masalah keluarga, termasuk stunting. (7/11/25)
Kunjungan koordinasi dari perwakilan KUA Mandiraja diterima langsung oleh pihak Puskesmas. Di Puskesmas Mandiraja 1, KUA disambut oleh Bapak Poniran, selaku Kepala Tata Usaha (TU). Sementara itu, di Puskesmas Mandiraja 2, koordinasi diterima oleh Ibu Dwi Nurhatini, yang merupakan perawat berpengalaman di Puskesmas tersebut.
Kepala KUA Mandiraja, H. Musobihin menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud komitmen KUA untuk memastikan calon pengantin (catin) siap secara menyeluruh sebelum memasuki gerbang pernikahan.
”Kami tidak hanya menikahkan, tapi juga membekali. Melalui Binwin Terpadu ini, catin akan mendapatkan materi yang seimbang, mulai dari fikih munakahat, komunikasi keluarga, hingga edukasi kesehatan reproduksi dan gizi dari Puskesmas,” ujar Musobihin.
Integrasi Kesehatan dalam Binwin
Kerja sama ini menjadi penting mengingat peran Puskesmas Mandiraja 1 dan 2 sebagai garda terdepan dalam kesehatan masyarakat. Materi yang disampaikan oleh tenaga kesehatan (Nakes) dari kedua Puskesmas berfokus pada:
- Kesehatan Reproduksi Catin: Pemeriksaan kesehatan pra-nikah dan pengetahuan dasar kehamilan.
- Pencegahan Stunting: Edukasi mengenai 1000 hari pertama kehidupan (HPK), gizi seimbang, dan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala bagi calon ibu.
- Kesehatan Mental: Bimbingan pengelolaan stres dan konflik dalam rumah tangga.
Dr. Dwi Lestariatun, Kepala Puskesmas Mandiraja 1, dan Dr. Yuyun Nurhidayat, Kepala Puskesmas Mandiraja 2 (sesuai data yang pernah ada), menyambut baik inisiatif ini. Mereka menegaskan bahwa titik intervensi terbaik dalam pencegahan masalah kesehatan masyarakat, seperti stunting, adalah pada calon pasangan.
”KUA adalah mitra strategis kami. Dengan bertemu langsung dengan calon orang tua, edukasi kesehatan dapat tersampaikan tepat waktu dan terstruktur. Ini adalah langkah maju dalam menyiapkan generasi Mandiraja yang sehat,” jelas salah satu perwakilan Puskesmas.
Komitmen Lintas Sektor
Kegiatan Binwin Terpadu yang melibatkan dua Puskesmas ini diharapkan dapat menjangkau seluruh catin di wilayah Kecamatan Mandiraja secara lebih efisien dan efektif. KUA Mandiraja berkomitmen untuk menjadikan Binwin Terpadu sebagai program unggulan yang berkesinambungan, memastikan setiap pasangan muda memiliki fondasi yang kuat, sehat jasmani dan rohani, demi mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah dan bebas stunting.







