Belajar Bermakna: Siswa Kelas 5a MI Mimub Tampilkan Hasil Karya Dalam Deep Learning Festival

Banjarnegara – Suasana halaman MI Miftahul Mubtadi’in (MI MIMUB) pada Selasa, 11 November 2025, tampak berbeda dari biasanya. Sekolah dasar yang berada di Banjarnegara itu dipenuhi keceriaan dan antusiasme siswa dalam kegiatan Deep Learning Festival, sebuah ajang yang menggabungkan pembelajaran bermakna dengan pameran hasil karya siswa dari seluruh kelas.

Acara ini bukan sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan pemahaman mendalam (deep learning) terhadap berbagai mata pelajaran yang telah mereka pelajari selama satu semester. Setiap kelas menampilkan karya yang berbeda, mulai dari poster, pop-up edukatif, hingga diorama tematik. Setiap karya memiliki pesan dan nilai pembelajaran yang kuat, sesuai dengan tema pelajaran yang dipelajari di kelas masing-masing.

Salah satu karya yang paling menarik perhatian pengunjung datang dari siswa kelas 5. Mereka menampilkan diorama rantai makanan, diorama norma, pop up norma, dan spinner siklus air. Karya-karya tersebut tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat makna dan pengetahuan ilmiah.

Salah satu siswa kelas 5, Zafira, dengan percaya diri menjelaskan karyanya di hadapan teman-temannya dan pengunjung lainnya. “Ini namanya spinner siklus air. Pertama air menguap, namanya evaporasi. Kemudian berkumpul menjadi awan, ini namanya kondensasi. Setelah awan penuh akan turun menjadi hujan, disebut presipitasi, dan akhirnya akan jatuh ke laut atau diserap disebut infiltrasi,” jelas Zafira dengan lancar dan penuh semangat.

Dewi, guru kelas 5 MI MIMUB, mengungkapkan rasa bangganya terhadap siswa-siswinya yang mampu mempresentasikan hasil karya mereka secara jelas. “Semoga dengan dipamerkannya karya siswa, mereka makin paham dengan ilmu yang diperoleh karena mereka belajar menjelaskan kepada pengunjung stand pameran. Inilah bentuk nyata dari belajar bermakna bukan hanya tahu, tapi juga mampu menjelaskan dan menerapkan,” ungkapnya.

Kepala MI MIMUB juga mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Ia menilai kegiatan seperti Deep Learning Festival mampu menumbuhkan rasa percaya diri, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan komunikasi antar siswa.

Kegiatan Deep Learning Festival di MI Miftahul Mubtadi’in menjadi bukti nyata bahwa belajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung dan karya nyata. Dengan memamerkan hasil pembelajaran, siswa belajar menjelaskan, memahami lebih dalam, dan berbagi pengetahuan dengan teman-temannya. Pembelajaran yang bermakna seperti ini menjadikan siswa tidak sekadar menghafal, tetapi benar-benar memahami dan menghayati ilmu yang mereka pelajari. (rs)

Skip to content