KUA Susukan Edukasi Remaja SMKN 1 tentang Pernikahan Dini

Banjarnegara (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Susukan kembali menunjukkan perannya dalam pembinaan generasi muda dengan menghadiri undangan sebagai pemateri dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) pengurus OSIS SMKN 1 Susukan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (10/11/2025), bertempat di Gedung Utama SMKN 1 Susukan.

Dalam kesempatan tersebut, KUA Susukan diwakili oleh Penyuluh Agama Islam, Yusuf Andi Yulianto, yang hadir sebagai narasumber utama dengan materi bertajuk “Pencegahan Pernikahan Dini untuk Generasi Emas Indonesia.” Materi ini disampaikan dengan gaya komunikatif dan interaktif sehingga mudah diterima oleh para peserta yang terdiri dari pengurus OSIS baru dan siswa-siswi berprestasi sekolah tersebut.

Yusuf Andi Yulianto dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pernikahan dini masih menjadi tantangan sosial yang perlu mendapat perhatian serius, terutama di kalangan remaja sekolah. Ia menegaskan bahwa keputusan untuk menikah bukan hanya persoalan cinta, tetapi juga kesiapan mental, ekonomi, dan tanggung jawab moral. “Remaja harus memahami bahwa menunda pernikahan demi menempuh pendidikan dan menggapai cita-cita adalah langkah bijak,” ungkapnya.

Selain memberikan edukasi tentang bahaya dan dampak pernikahan dini, Yusuf juga menekankan pentingnya pendidikan karakter, keagamaan, serta komunikasi antara remaja dengan orang tua dan guru. Ia berharap para pengurus OSIS yang mengikuti kegiatan LDK dapat menjadi teladan dan agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing.

Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah. Kepala SMKN 1 Susukan menyampaikan terima kasih atas kehadiran KUA Susukan yang turut berperan aktif dalam pembinaan moral dan spiritual peserta didik. Dengan adanya sinergi antara lembaga pendidikan dan lembaga keagamaan ini, diharapkan akan lahir generasi muda Susukan yang berakhlak mulia, cerdas, dan memiliki visi masa depan yang kuat.

Skip to content