Kolaborasi Penyuluh Agama Islam dan PKH di Desa Aribaya: Bekali Orang Tua Ilmu Mendidik Anak ala Islam

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pagentan, Alfiana Nurhidayah, bersama Pendamping PKH Desa Aribaya, Noviatun Salamah, menggelar kegiatan penyuluhan bertema “Mendidik Anak dalam Pandangan Islam” pada Rabu (13/11/2025), pukul 13.00 WIB di rumah salah satu penerima PKH di Dusun Aribaya. Kegiatan ini diikuti oleh para ibu penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang antusias mengikuti penyuluhan hingga selesai.

Penyuluhan ini merupakan bagian dari sinergi antara Kementerian Agama dan Kementerian Sosial untuk memberikan pembinaan rohani dan moral kepada keluarga kurang mampu, khususnya dalam aspek pengasuhan anak. Dalam sesi penyuluhannya, Alfiana menjelaskan bahwa pendidikan anak dalam Islam dimulai sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan.

“Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak. Jika orang tua mampu menjadi contoh dalam ibadah, akhlak, dan tutur kata, maka anak akan tumbuh dalam nilai-nilai Islami yang kuat,” ujar Alfiana Nurhidayah di hadapan peserta. Materi penyuluhan disampaikan secara interaktif, dengan menyelipkan kisah-kisah teladan dari Rasulullah SAW dalam mendidik anak, serta penekanan pentingnya komunikasi positif, doa orang tua, dan pembiasaan ibadah sejak kecil.

Noviatun Salamah, selaku pendamping PKH Desa Aribaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak yang sangat positif bagi keluarga binaan. “Kami berharap peserta tidak hanya mendapatkan bantuan secara materi, tetapi juga spiritual. Karena keseimbangan antara kebutuhan jasmani dan rohani adalah kunci keluarga yang berkualitas,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta yang merasa terbantu dengan pengetahuan baru mengenai peran orang tua dalam pembentukan karakter anak. Beberapa peserta bahkan berharap kegiatan semacam ini dapat dilakukan rutin di desa mereka.

Dengan adanya penyuluhan ini, warga Desa Aribaya diharapkan dapat membangun keluarga yang lebih harmonis dan religius, serta menyiapkan generasi masa depan yang cerdas dan berakhlakul karimah. Kolaborasi seperti ini menjadi langkah nyata dalam membangun masyarakat yang berdaya secara spiritual dan sosial.

(an/ azd)

Skip to content