Pendamping Halal KUA Mandiraja Lakukan Kunjungan dan Verval ke Pelaku Usaha di KertayasaUpaya Serius Menyukseskan Sertifikasi Halal Meski Proses Kian Ketat

Banjarnegara (Humas) — Dua staf Kantor Urusan Agama (KUA) Mandiraja yang juga bertugas sebagai Pendamping Proses Produk Halal (PPH), Suswati dan Mariyah, kembali melaksanakan kegiatan lapangan berupa kunjungan sekaligus verifikasi dan validasi (verval) kepada sejumlah pelaku usaha rumahan di Desa Kertayasa, Bantar. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KUA Mandiraja dalam mendukung para pelaku UMKM agar dapat memperoleh sertifikat halal, khususnya di tengah perubahan regulasi yang membuat proses sertifikasi menjadi lebih ketat dan detail. (16/11/2025)

Adapun para pelaku usaha yang dikunjungi meliputi pembuat seriping pisang, keripik daun bayam, kering kentang, serta pelaku usaha Puldes atas nama Barokah. Para pendamping meninjau proses produksi, mencocokkan data bahan baku, mengecek sanitasi alat dan tempat produksi, hingga memastikan kesesuaian tahapan dengan standar yang dipersyaratkan dalam proses sertifikasi halal.

Meski proses sekarang dinilai lebih rumit, kedua pendamping tetap menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam membantu para pelaku usaha memahami setiap tahapan yang harus dipenuhi. “Kami sadar prosesnya tidak sesederhana dulu, tetapi kami terus berusaha mendampingi agar para pelaku usaha tetap bisa memperoleh sertifikat halal tanpa merasa terbebani,” ujar Mariyah saat berdiskusi dengan salah satu produsen camilan rumahan.

Pendamping lainnya, Suswati, menambahkan bahwa edukasi langsung di lapangan menjadi kunci agar pelaku usaha dapat lebih mudah mengikuti alur sertifikasi. “Saat kami terjun langsung dan melihat prosesnya, pelaku usaha bisa langsung bertanya dan kami bisa menjelaskan dengan lebih detail. Harapannya, proses ini menjadi lebih jelas dan tidak membingungkan bagi mereka,” ungkapnya.

Kegiatan pendampingan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala KUA Mandiraja, H. Musobihin, yang menegaskan bahwa layanan bimbingan sertifikasi halal harus terus digalakkan sebagai bentuk kontribusi KUA terhadap peningkatan kualitas usaha masyarakat. Beliau menyampaikan apresiasi kepada para pendamping yang tetap semangat menjalankan tugas meskipun tuntutan proses semakin tinggi.

“Upaya membantu pelaku usaha agar mendapatkan sertifikat halal adalah bagian dari pengabdian. Kita harus tetap hadir, mendukung, dan mempermudah apa yang bisa kita bantu,” ujarnya dalam kesempatan terpisah.

Dengan semangat kolaborasi antara pendamping dan pelaku usaha, kegiatan kunjungan serta verval ini diharapkan menjadi langkah penting dalam mempermudah penyelesaian sertifikasi halal ke depan. Semoga segala proses dipermudah dan membawa keberkahan bagi usaha-usaha di Desa Kertayasa maupun wilayah Mandiraja secara keseluruhan. 

(F/M, azd)

Skip to content