Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit kembali menggelar pertemuan rutin yang dihadiri oleh Kepala KUA Rakit, Tabah Agung Sokayani, selaku pembicara utama. Kegiatan yang berlangsung di Balai Nikah KUA Rakit ini diikuti oleh 10 penerima manfaat program Baznas Provinsi. Selain itu, hadir pula dua peserta baru yang merupakan hasil pengembangan dari program infak zakat produktif yang sebelumnya telah diberikan kepada peserta lama. (17/11/2025)
Pertemuan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus evaluasi perkembangan usaha para penerima manfaat. Dalam ulasannya, Tabah Agung Sokayani menekankan pentingnya menjaga kualitas dan citra usaha, khususnya bagi peserta yang bergerak di bidang kuliner. Ia menyampaikan bahwa kebersihan merupakan faktor utama yang menentukan kepercayaan konsumen.
“Kalau menjual makanan, utamakan kebersihan. Jangan sampai jorok,” tegasnya. Ia kemudian merinci empat aspek kebersihan yang wajib diperhatikan: pertama, kebersihan produk makanan yang dijual; kedua, kebersihan diri penjual agar memberi kesan meyakinkan; ketiga, kebersihan tempat berjualan yang berdampak langsung pada kenyamanan pembeli; dan keempat, tampilan makanan yang harus dibuat semenarik mungkin, termasuk pemilihan topping yang menarik dan menggugah selera.
Selain aspek kebersihan, Kepala KUA juga memberikan motivasi terkait strategi pemasaran. Ia mendorong para peserta untuk melebarkan jangkauan penjualan melalui pemanfaatan media sosial. Menurutnya, pemasaran digital sudah menjadi kebutuhan agar usaha dapat berkembang lebih cepat dan menjangkau lebih banyak konsumen.
“Jangan terjebak pada kebiasaan lama. Harus berinovasi,” pesannya menutup sesi pembinaan tersebut.
Pertemuan rutin ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha para penerima manfaat sehingga program Baznas Provinsi benar-benar memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
(i/ azd)







