Banjarnegara – Sabtu, 22 November 2025 menjadi hari yang penuh kebahagiaan bagi keluarga besar MI Miftahul Mubtadi’in (MI MIMUB). Tiga siswa terbaiknya resmi lolos dalam seleksi Olimpiade Sains Indonesia (OSI) Bahasa Inggris tingkat kota dan berhak melaju ke tingkat provinsi. Ketiga siswa tersebut yaitu Bintang (kelas 2), Affan (kelas 3), dan Azzam (kelas 3).
Sebelumnya, ketiga siswa tersebut mengikuti seleksi tingkat kota yang diselenggarakan di Kebumen pada Minggu, 2 November 2025. Ajang tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai madrasah dan sekolah dasar, menjadikannya kompetisi yang cukup ketat. Hasil seleksi kemudian diumumkan panitia pada 15 November 2025, dan MI MIMUB menjadi salah satu sekolah yang berhasil mengantarkan siswanya melaju ke tahap berikutnya.
Tahap seleksi tingkat provinsi yang dijadwalkan pada bulan Januari 2026, rencananya akan digelar di beberapa titik kota besar, di antaranya Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Jakarta. Masing-masing wilayah akan menjadi tuan rumah sesuai zona peserta yang ditetapkan panitia.
Pembimbing OSI Bahasa Inggris MI MIMUB, Istikharoh, menyampaikan rasa bangga dan haru atas pencapaian siswanya. “Saya bangga karena tiga siswa kami bisa lanjut ke tingkat provinsi. Semoga ini menjadi pengalaman yang luar biasa bagi mereka, karena tentunya di tingkat provinsi tantangannya lebih berat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ibunda dari Azzam menyampaikan rasa syukur sekaligus terkejut atas pencapaian putranya yang berhasil meraih peringkat medali perak pada tahap seleksi sebelumnya. “Saya kaget, tidak menyangka Azzam bisa memperoleh perak. Ini menjadi motivasi besar untuk terus belajar,” ungkapnya.
Rini, salah satu pendamping siswa sekaligus perwakilan pihak sekolah, menuturkan bahwa persiapan menuju seleksi provinsi perlu lebih matang dan terarah. “Persiapan harus lebih fokus lagi karena peserta di tingkat provinsi berarti secara level kesulitan dan kompetisi lebih tinggi dibanding tingkat kota kemarin,” jelasnya.
Kesuksesan ini menambah daftar prestasi MI MIMUB dalam ajang akademik tingkat daerah. Pihak sekolah berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk berani berkompetisi dan terus mengembangkan potensi, khususnya dalam bidang bahasa dan ilmu pengetahuan. (rs)







