MTs Negeri 1 Banjarnegara Terima Piagam Penghargaan Nominator Lomba PJAS Aman Tingkat Nasional 2025, Balai Besar POM RI Dorong Penguatan Renovasi Kantin Madrasah

Semarang (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menorehkan prestasi membanggakan di level nasional. Madrasah yang dikenal sebagai Madtsansa ini menerima Piagam Penghargaan sebagai Nominator Lomba Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman Tingkat Nasional 2025 pada kegiatan apresiasi yang diselenggarakan oleh Balai Besar POM RI. Acara berlangsung pada Kamis (20/11) di Aula Balairung Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Semarang dan dihadiri oleh satuan pendidikan dari berbagai kabupaten/kota se-Indonesia.

MTs Negeri 1 Banjarnegara diwakili oleh Kepala Madrasah, H. Yatiman, serta Ketua Tim PJAS Madtsansa, Nurwachidin Supriyatno. Dalam kesempatan tersebut, Balai Besar POM RI tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga menyampaikan dukungan terhadap renovasi kantin sekolah yang dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pangan yang aman dan sehat bagi peserta didik.

Dalam sambutannya setelah menerima piagam, Kepala Madrasah H. Yatiman menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh warga madrasah dalam mewujudkan kantin yang sehat, higienis, dan mendidik.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi bukti bahwa komitmen Madtsansa dalam menyediakan pangan jajanan yang aman bagi siswa mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Kami tidak bekerja sendiri semua guru, tim PJAS, pengelola kantin, hingga para siswa ikut berperan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan standar keamanan pangan di madrasah,” ujar H. Yatiman.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Balai Besar POM RI atas dukungan penguatan renovasi kantin. Menurutnya, dukungan tersebut akan sangat membantu dalam mewujudkan kantin ideal yang memenuhi standar kesehatan dan kenyamanan.

“Renovasi kantin menjadi prioritas kami tahun ini. Dukungan dari BBPOM tentu mempercepat upaya Madtsansa dalam menghadirkan fasilitas makan yang representatif dan aman untuk seluruh warga madrasah,” tambahnya

Sementara itu, Ketua Tim PJAS Madtsansa, Nurwachidin Supriyatno, menyampaikan bahwa capaian sebagai nominator nasional merupakan awal dari perjalanan panjang Madtsansa dalam mengembangkan program PJAS.

“Kami bangga bisa masuk sebagai nominator di tingkat nasional. Namun, bagi kami, yang lebih penting adalah keberlanjutan. Bagaimana setiap hari kantin bisa menjadi tempat yang menyediakan pangan sehat, bebas bahan berbahaya, serta mendukung edukasi siswa tentang keamanan pangan,” ungkap Nurwachidin.

Ia juga menegaskan bahwa tim PJAS akan terus melakukan pembinaan rutin, termasuk pendampingan bagi pedagang kantin, pengecekan label pangan, sampai edukasi bagi peserta didik.

“Kerja kolaboratif adalah kunci. Kami akan memperkuat monitoring internal dan memperluas program edukasi PJAS agar seluruh siswa semakin paham dan peduli terhadap keamanan makanan yang mereka konsumsi,” jelasnya.

Dukungan terhadap program PJAS turut datang dari berbagai elemen madrasah, termasuk bagian Tata Usaha. Aida Wachdah Hikmawati, Kepala TU MTs Negeri 1 Banjarnegara, menegaskan bahwa keberhasilan Madtsansa tidak terlepas dari pengelolaan administrasi dan dokumen pendukung program.

“Kami memastikan setiap proses administrasi berjalan rapi, mulai dari dokumentasi kegiatan, laporan evaluasi kantin, hingga koordinasi dengan mitra terkait. Prestasi ini adalah hasil sinergi semua unsur madrasah,” jelas Aida.

Selain itu, siswa juga menjadi bagian penting dalam kesuksesan PJAS. Salah satu kader PJAS Madtsansa, Gaida Gading, mengungkapkan kebanggaannya dapat berperan dalam program nasional ini.

“Sebagai kader PJAS, kami belajar banyak tentang keamanan pangan dan kesehatan. Kami ikut mengedukasi teman-teman di kelas agar lebih selektif memilih jajanan. Senang rasanya Madtsansa mendapatkan penghargaan ini, karena berarti usaha kami dihargai,” ujar Gaida.

Dengan diterimanya piagam penghargaan sebagai nominator nasional, MTs Negeri 1 Banjarnegara menegaskan komitmen untuk terus menjadi madrasah yang sehat, aman, dan ramah bagi peserta didik. Renovasi kantin yang didukung BBPOM RI diharapkan menjadi langkah konkret dalam menyediakan lingkungan pangan ideal yang menjadi contoh bagi madrasah lain.

Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi Madtsansa untuk terus berinovasi, memperluas edukasi PJAS, dan menjaga mutu kantin agar tetap memenuhi standar keamanan pangan nasional. (Lin/La)

Skip to content