Banjarnegara (Humas) – Suasana haru menyelimuti Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarnegara pada hari Senin pagi (24/11) ketika seorang pria berkewarganegaraan Irlandia resmi mengikrarkan syahadat. Pria bernama Martin Shum itu memutuskan memeluk Islam setelah melalui proses pencarian spiritual yang ia sebut sebagai “perjalanan panjang dan penuh ketenangan”.
Prosesi ikrar syahadat dipimpin langsung oleh Kepala KUA Banjarnegara. Beberapa petugas serta perwakilan masyarakat turut hadir sebagai saksi. Martin, yang telah berada di Indonesia selama beberapa bulan untuk keperluan pekerjaan sekaligus perjalanan budaya, mengaku telah mengenal Islam melalui interaksi dengan masyarakat lokal dan teman-teman muslim yang ia temui.
“Saya merasakan kedamaian setiap kali mendengar azan dan melihat cara masyarakat di sini hidup dengan penuh saling menghargai,” ujar Martin setelah prosesi berlangsung. Dengan suara sedikit bergetar, ia mengungkapkan bahwa keputusannya menjadi seorang muslim adalah pilihan sadar yang lahir dari hati, bukan paksaan.

Setelah pengucapan dua kalimat syahadat, para hadirin memberikan ucapan selamat. Beberapa warga bahkan tak kuasa menahan haru melihat keteguhan hatinya. Pihak KUA kemudian menyerahkan sertifikat mualaf sebagai tanda pengukuhan status keagamaannya.
Kepala KUA Banjarnegara menyampaikan bahwa pihaknya selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin mempelajari atau memeluk Islam. Ia berharap Martin dapat menjalani kehidupan yang lebih tenang dan mantap dalam keyakinan barunya. “Kami siap membimbing dan memberi pendampingan agar proses adaptasi berjalan baik,” ujarnya.
Martin berencana untuk tetap tinggal sementara di Banjarnegara guna memperdalam pemahaman tentang ajaran Islam. “Saya ingin belajar lebih banyak, bukan hanya tentang agama, tetapi juga tentang nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan di dalamnya,” ungkapnya.







