Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit, Endah Widyawati, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di MT. As Shodiq Desa Rakit. Kegiatan ini mengangkat tema “Memaknai Bencana sebagai Ujian dan Pengingat dari Allah Swt.,”, sekaligus dirangkai dengan penyerahan Izin Operasional (IJOP) kepada MT. As Shodiq yang dipimpin oleh Hj. Chajilah. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 warga, yang hadir untuk mendapatkan pemahaman keagamaan serta mendukung legalitas lembaga pendidikan tersebut. (1/12)
Dalam penyuluhannya, Endah Widyawati mengajak masyarakat untuk menjadikan setiap musibah sebagai sarana memperkuat iman. Ia menekankan bahwa bencana bukan semata kejadian alam, melainkan bagian dari ketetapan Allah yang mengandung hikmah. “Bencana adalah momen bagi kita untuk merenung, memperbaiki diri, dan meningkatkan ketakwaan,” ujarnya.
Kepala KUA Rakit, Tabah Agung Sokayani, menilai bahwa penyuluhan seperti ini penting untuk memperkuat spiritualitas masyarakat. “Penyuluhan keagamaan menjadi sarana yang efektif untuk menenangkan hati masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa setiap ujian pasti membawa pelajaran berharga,” ungkapnya.
Selain itu, Tabah Agung Sokayani juga memberikan apresiasi atas penyerahan IJOP bagi MT. As Shodiq. Menurutnya, legalitas lembaga pendidikan agama harus diperkuat agar mutu layanan semakin baik. “Dengan diterbitkannya IJOP ini, saya berharap MT. As Shodiq dapat semakin maju dan menjadi tempat pendidikan agama yang lebih tertata dan dipercaya warga,” katanya.
Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh kehangatan. Warga tampak antusias mendengarkan materi serta memberikan beberapa pertanyaan terkait cara menyikapi bencana secara islami. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan ketenangan masyarakat Desa Rakit.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu memaknai bencana dengan lebih bijak, serta senantiasa memperkuat hubungan dengan Allah Swt., dalam setiap kondisi kehidupan.
(ars/azd)







